JAKARTA (Surau.ID) — Bek Portugal Nuno Mendes mengingatkan rekan-rekannya agar tidak hanya berfokus menghentikan Lamine Yamal saat menghadapi Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Menurutnya, kekuatan kolektif akan menjadi faktor utama bagi Selecao das Quinas untuk meraih kemenangan dalam laga yang berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Selasa, (7/7/2026), dini hari WIB.
Portugal memiliki modal positif menjelang pertandingan tersebut setelah mengalahkan Spanyol pada pertemuan terakhir kedua tim di final UEFA Nations League 2025. Kala itu, Portugal keluar sebagai pemenang melalui adu penalti dengan skor 5-4.
Dalam laga tersebut, Nuno Mendes tampil impresif. Selain mencetak gol penyeimbang setelah Spanyol unggul lebih dulu melalui Martin Zubimendi, pemain Paris Saint-Germain itu juga sukses membatasi pergerakan Lamine Yamal sehingga sang winger kesulitan menciptakan ancaman di area pertahanan Portugal.
Meski kembali akan berhadapan dengan Yamal, Mendes menilai pertandingan melawan pemain berusia muda itu selalu menjadi tantangan yang menarik.
“Aku suka bermain melawan dia, dia itu seorang pemain muda dengan banyak kualitas, yang bisa membuat perbedaan di dalam permainan. Jadi, ini selalu jadi sebuah duel yang bagus,” kata Mendes, dilansir dari O Jogo.
Mendes menegaskan bahwa Portugal tidak boleh hanya terpaku pada satu pemain lawan. Ia menambahkan, keberhasilan tim bergantung pada kemampuan seluruh pemain untuk bertahan dan menguasai permainan.
“Kolektivitas itu jauh lebih penting daripada individual; jika kami bertahan dengan baik dan mampu menjaga bola dari jangkauan Lamine, maka itu akan jadi start bagus. Hal yang paling penting itu kolektivitas,” sambungnya.
Lamine Yamal sendiri tetap menjadi salah satu andalan Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026. Dalam empat pertandingan sejak fase grup, ia telah mencetak satu gol, melepaskan 14 percobaan ke gawang, serta menciptakan lima peluang bagi rekan-rekannya. Catatan ini membuat peran Yamal diperkirakan kembali menjadi perhatian utama dalam duel Portugal kontra Spanyol.