JAKARTA (Surau.ID) — Timnas Spanyol hanya tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026 saat menghadapi Argentina pada partai final di New York New Jersey Stadium, Senin, (20/7/2026), dini hari WIB.
Jelang pertandingan itu, Rodri menegaskan duel melawan sang juara bertahan merupakan laga paling penting dalam kariernya sekaligus mengingatkan rekan setimnya untuk mewaspadai ancaman Lionel Messi.
Spanyol memastikan tempat di final setelah mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal. Sementara Argentina melangkah ke partai puncak usai menundukkan Inggris dengan skor 2-1, sehingga berpeluang mempertahankan gelar yang diraih pada edisi sebelumnya.
Rodri mengatakan seluruh skuad La Furia Roja menyambut final dengan penuh antusiasme, namun tetap menjaga ketenangan saat menghadapi lawan yang sudah berpengalaman menjadi juara dunia.
“Jelas di titik ini kami memiliki lawan yang sangat tangguh, yang tahu rasanya menjadi juara dunia. Kami menatap laga ini dengan antusiasme dan ketenangan yang tinggi, mengetahui bahwa ini laga terpenting dalam hidup kami,” sebut Rodri, dilansir dari Diario AS.
Gelandang Manchester City itu menilai keberhasilan menembus final menjadi bukti perkembangan Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kemenangan atas tim-tim kuat sepanjang turnamen menjadi modal penting sebelum menghadapi Argentina.
“Ini adalah final kedua kami (merujuk Piala Eropa 2024), dan saya berpikir makna di balik ini, makna di balik melakukan sesuatu dengan baik, melihat tim telah berkembang, mengalahkan tim-tim seperti Prancis, Portugal, dan Belgia. Mengetahui bahwa masih ada satu langkah yang harus diambil, namun bahagia dan bersemangat bisa mencapai final,” sambungnya.
Rodri juga menilai Argentina memiliki karakter permainan yang berbeda dibandingkan Prancis. Ia menyebut tim asuhan Lionel Scaloni lebih mengandalkan permainan kolektif, penguasaan bola, dan agresivitas sehingga Spanyol harus menerapkan pendekatan taktik yang berbeda.
“Mereka adalah lawan yang perlu didekati dan dipahami secara berbeda. Prancis memiliki kekuatan menyerang yang lebih besar, lebih mengutamakan transisi. Argentina adalah tim yang lebih kolektif, lebih berbasis penguasaan bola, sangat agresif, karismatik… Berbeda,” ungkapnya.
Selain itu, Rodri memberi perhatian khusus kepada Lionel Messi yang dinilai beberapa kali menjadi pembeda bagi Argentina sepanjang Piala Dunia 2026. Ia meminta rekan-rekannya membatasi ruang gerak kapten Albiceleste tersebut, terutama di area kotak penalti.
“Pertama, jauhkan dia dari kotak penalti. Dan kedua, ketika kami dipaksa harus bertahan, maka tetaplah main rapat, lebih agresif. Mungkin jangan terlalu mundur ke belakang,” jelas Rodri.
Ia menegaskan strategi pressing tinggi akan menjadi salah satu senjata utama Spanyol di partai final. Namun, ia mengingatkan bahwa kualitas individu Messi membuat seluruh pemain Spanyol harus tetap fokus dan disiplin sepanjang pertandingan jika ingin membawa pulang gelar juara dunia kedua.