Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
20 Juli 2026 | 20:28 WIB
Hiburan

Dari Sasaran Kritik ke Pahlawan Final, Ferran Torres Bungkam Semua Keraguan

027791700 1784505167 ar102
Ferran Torres, pahlawan kemenangan Timnas Spanyol atas Timnas Argentina. (Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) — Performa Ferran Torres yang sempat menuai kritik sepanjang Piala Dunia 2026 berakhir dengan cara terbaik. Penyerang Spanyol itu mencetak gol penentu kemenangan La Furia Roja atas Argentina pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin, (20/7/2026), dini hari WIB, sekaligus mengantarkan timnya meraih gelar juara dunia.

Spanyol memastikan gelar juara setelah menundukkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut lahir pada menit ke-106 lewat penyelesaian Ferran Torres yang memanfaatkan umpan Nico Williams.

Ferran masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-62 sebelum akhirnya menjadi pembeda di laga puncak. Gol itu menjadi satu-satunya kontribusi golnya dalam delapan penampilan sepanjang Piala Dunia 2026.

Perjalanan Ferran di turnamen ini tidak selalu berjalan mulus. Penyerang Barcelona itu sempat mendapat sorotan usai dinilai tampil kurang maksimal ketika Spanyol bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka fase grup.

Setelah pertandingan tersebut, Ferran kehilangan tempat di susunan pemain utama dan lebih sering tampil sebagai pemain pengganti, termasuk saat menghadapi Arab Saudi. Dalam laga itu, ia sempat mencetak gol, tapi dianulir wasit karena berada dalam posisi offside.

Meski lebih banyak memulai laga dari bangku cadangan, Ferran tetap memberikan kontribusi penting. Ia berperan dalam proses gol kemenangan Mikel Merino saat Spanyol mengalahkan Portugal di babak 16 besar sebelum akhirnya menjadi penentu kemenangan pada partai final.

Usai pertandingan, Ferran menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil perjuangan seluruh rakyat Spanyol, bukan hanya para pemain yang berada di lapangan.

“Saya kira pada akhirnya gol ini datang dari 47 juta orang (penduduk Spanyol), bukan cuma kami yang ada di sini,” ujar Ferran Torres, dikutip dari ESPN.

“Hari ini takdir dituliskan, takdir diciptakan untuk kami jadi juara. Kami jauh dari orang-orang kami hari ini tapi kami mencoba berada sedekat mungkin dengan mereka.”

Ferran juga mengaku lega setelah akhirnya mampu mencetak gol di turnamen tersebut. Ia mengatakan kritik yang diterimanya sepanjang kompetisi justru menjadi bagian dari perjalanan hingga akhirnya membantu Spanyol meraih gelar juara.

“Sebuah kelegaan yang sangat besar (akhirnya bisa mencetak gol). Saya dikritik di sepanjang turnamen tapi, seperti yang saya bilang sebelumnya, takdir sudah digariskan.”

“Bersyukur kepada Tuhan, Dia selalu memberi saya kekuatan untuk jalan terus, dan pada akhirnya memberikan sesuatu kepada yang paling berhak mendapatkannya,” pungkasnya.

Penulis: Khoirul Anam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id