Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
24 Juli 2026 | 15:55 WIB
Hiburan

Spanyol Akui Tanjung Verde Jadi Titik Balik Perjalanan Menuju Juara Dunia

1781567531526 tay ban nha bi tan binh cape verde cam hoa o world cup~2
Momen pertandingan Timnas Spanyol melawan Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026. (Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) — Timnas Spanyol menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan gelar juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final di New York New Jersey Stadium. Selain meraih trofi dunia kedua dalam sejarah, La Furia Roja juga mencatat rekor impresif dengan menyelesaikan turnamen tanpa kekalahan.

Sepanjang turnamen, Spanyol memainkan delapan pertandingan dengan catatan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Tim asuhan Luis de la Fuente juga hanya kebobolan satu gol selama perjalanan menuju tangga juara.

Satu-satunya tim yang berhasil menghindari kekalahan dari Spanyol adalah Tanjung Verde. Pada laga pembuka fase grup, debutan Piala Dunia itu menahan imbang Tim Matador tanpa gol.

Dalam pertandingan tersebut, Spanyol tampil dominan dengan mencatatkan 23 tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang, serta menguasai 74 persen penguasaan bola. Namun, penampilan gemilang kiper Tanjung Verde, Vozinha, membuat Lamine Yamal dan rekan-rekannya gagal mencetak gol.

Perjalanan Spanyol menuju gelar juara juga diwarnai kemenangan atas sejumlah tim kuat, termasuk Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo, Prancis yang dipimpin Kylian Mbappe, hingga Argentina yang dikomandoi Lionel Messi pada laga final.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menilai hasil imbang melawan Tanjung Verde menjadi momen penting yang membangun mental timnya sepanjang turnamen. Menurutnya, pertandingan itu mengingatkan para pemain bahwa Piala Dunia memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dibandingkan kompetisi lain.

“Tanjung Verde membawa kami kembali ke kenyataan, mengingatkan kami akan tantangan yang dihadapi. Konsep Piala Dunia, yang menurut saya sama sekali berbeda dengan Piala Eropa, sangat jauh dari kompetisi sebenarnya,” ujar Luis de la Fuente, dikutip dari Marca.

Ia menambahkan bahwa setiap pertandingan setelahnya menjadi proses pendewasaan bagi tim. Menurut De la Fuente, Spanyol mampu menjaga ketenangan dan menunjukkan kualitas permainan hingga akhirnya menuntaskan turnamen sebagai juara dunia.

Penulis: Khoirul Anam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id