JAKARTA (Surau.ID) — Federico Chiesa meminta Liverpool menjadikan musim 2026/2027 sebagai momentum kebangkitan setelah hanya mampu mengamankan tiket Liga Champions lewat posisi kelima klasemen Liga Inggris musim lalu.
Winger asal Italia tersebut menilai The Reds harus tampil lebih konsisten agar tidak kembali bergantung pada situasi yang menguntungkan.
Liverpool menjalani musim 2025/2026 dengan status juara bertahan Premier League sekaligus salah satu kandidat kuat peraih gelar. Klub juga memperkuat skuad dengan mengeluarkan dana lebih dari 400 juta pound sterling pada bursa transfer.
Namun, perjalanan Liverpool tidak berjalan sesuai harapan. The Reds mengakhiri musim tanpa meraih satu pun trofi, sementara sejumlah pemain anyar belum mampu memenuhi ekspektasi.
Liverpool bahkan baru memastikan tiket ke Liga Champions pada pekan terakhir kompetisi. Tim asuhan Arne Slot finis di peringkat kelima dan tetap lolos ke kompetisi antarklub Eropa tersebut berkat tambahan jatah untuk Liga Inggris dari UEFA berdasarkan peringkat koefisien.
Memasuki musim baru, Liverpool kini ditangani Andoni Iraola. Pergantian pelatih diharapkan mampu membawa tim tampil lebih kompetitif sejak awal kompetisi dan bersaing dalam perebutan gelar.
“Liverpool pantas mendapatkan lebih. Kami adalah juara Premier League dua tahun lalu. Musim lalu, kami nyaris gagal ke Liga Champions. Kami berjuang finis kelima, yang mana itu cukup tapi kami tahu biasanya cuma empat klub,” kata Chiesa, dilansir dari The Athletic.
“Kami beruntung. Musim yang sulit dan kami harus tampil lebih baik musim ini, termasuk di Liga Champions. Saya rasa skuad kami bisa melakukannya,” pungkasnya.