SURABAYA (Surau.ID) – Opening Ceremony Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) ke-XI resmi dibuka di Unesa oleh Wamendiktisaintek Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., pada Minggu, 2 Agustus 2026 malam.
Ajang bergengsi yang diinisiasi FPTVI dan diselenggarakan Fakultas Vokasi Unesa ini mengusung tema inovasi berkelanjutan guna menarik partisipasi ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Kompetisi ini melibatkan ribuan peserta pada puluhan tangkai lomba, yang kemudian menyaring ratusan finalis dan melibatkan juri profesional dari kalangan industri serta dunia akademik.
Peran Strategis Dan Tantangan Relevansi
Pendidikan vokasi memegang peran kunci sebagai jembatan kolaborasi pentahelix serta motor penggerak pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang berdampak nyata bagi pembangunan nasional.
Wakil Rektor I Unesa Prof. Dr. Martadi, M.Sn., menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan ruang menyemai kolaborasi dan integritas talenta muda.
Penguatan Karakter Dan Kompetensi Lulusan
Di tengah tantangan zaman, institusi vokasi dengan ribuan penyelenggara di Indonesia dituntut mampu menjawab kebutuhan dunia kerja melalui keseimbangan antara penguasaan keterampilan teknis dan moral yang baik.
“Dalam menghadapi tuntutan dunia kerja sekarang dan masa depan, tidak cukup hanya mengandalkan skill. Keterampilan tinggi tersebut harus dibersamai dengan karakter atau attitude yang baik,” ujar Wamendiktisaintek, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Ajang OLIVIA XI ini diharapkan mampu menjadi momentum memperkuat komitmen bersama sekaligus mengibarkan panji-panji moral bagi generasi muda Indonesia.