Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
25 Agustus 2026 | 20:22 WIB
Daerah

Fix Tanpa Hybrid! Verifikasi DPT Muktamar NU Tuntas, 3 Persen Peserta Coret

Prof nuh 11zon

 

JOMBANG (Surau.ID) – ​Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menuntaskan proses verifikasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jombang, Jawa Timur, Selasa (25/8/2026). Hasil verifikasi mencatat sebanyak 557 peserta dari unsur PWNU, PCNU, dan PCINU dinyatakan berhak menggunakan hak suaranya, sementara sekitar 3 persen atau 33 kepengurusan dipastikan gugur karena tidak memenuhi kriteria administrasi.

​Sekretaris Steering Committee Muktamar NU ke-35, Prof. Muhammad Nuh, mengungkapkan bahwa dari total 590 pengurus yang terdaftar, terdapat sejumlah peserta yang terganjal syarat teknis.

Penyebabnya bervariasi, mulai dari adanya pengurus yang meninggal dunia hingga persoalan perubahan status kepengurusan internal, khususnya pada tingkatan Pengurus Cabang Istimewa (PCI).

​“Sudah 100 persen. DPT sebanyak 557 yang meliputi PCNU, PWNU dan PCINU. Kalau jumlah total ada 590. Jadi ada 3 persen yang tidak memenuhi syarat. Karena kan ada yang sudah mati, ada yang tidak memenuhi syarat,” tutur Prof. M. Nuh saat meninjau Command Centre di PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang bersama Ketua Panitia Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Selasa (25/8/2026).

​Meskipun 33 utusan dipastikan kehilangan hak pilih, pihak panitia mengonfirmasi bahwa syarat kuorum pelaksanaan Muktamar tetap terpenuhi tanpa hambatan.

​“Iya, jadi itu sudah 97 persen. Jadi dari sisi kuorumnya aman,” tegas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

​Sebagai bentuk akomodasi organisasi, para peserta yang dinyatakan tidak lolos kriteria verifikasi DPT tetap dipersilakan menghadiri rangkaian agenda Muktamar ke-35 NU di Jombang dengan penyesuaian status sebagai peninjau.

​Mengenai mekanisme pemungutan suara, panitia juga mematok aturan ketat bagi perwakilan Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) yang berada di luar negeri. 

Seluruh pemilik hak suara diwajibkan hadir secara fisik di lokasi acara, mengingat panitia tidak menyediakan sarana pemungutan suara jarak jauh (hybrid atau online).

​“Semuanya kan datang ke sini. Tidak ada hybrid. Ya, jadi Muktamar fisik kecuali yang dulu pada saat Covid, nah itu lain lagi. Ini kan normal. Tak yang hybrid. Gitu,” tambahnya.

​Dengan telah difinalisasinya data kepengurusan PWNU, PCNU, dan PCINU ini, panitia menjamin seluruh tahapan pemilihan ketua dan proses pengambilan keputusan pada Muktamar NU mendatang akan berjalan secara tertib dan transparan sesuai aturan dasar organisasi.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id