MAGETAN (Surau.ID) – Pengurus Pusat Ikatan Fisioterapi Indonesia (PP IFI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa skrining pencegahan stroke gratis dan edukasi kesehatan di Tawangmangu Wonder Park pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Kolaborasi lintas daerah antara IFI Jawa Timur dan IFI Jawa Tengah ini bertujuan menekan tingginya angka penyakit tidak menular melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas fisik.
Penguatan Kapasitas Fungsional Melalui 6MWT
Tingginya beban ekonomi serta sosial akibat stroke sering kali dipicu oleh faktor hipertensi, gula darah tinggi, obesitas, dan gaya hidup kurang bergerak (sedentary lifestyle).
Sebagai solusi praktis, kegiatan ini memperkenalkan metode Six-Minute Walk Test (6MWT) guna menilai kapasitas fungsional serta daya tahan jantung, paru-paru, dan otot masyarakat.
Skrining Terstruktur Menuju Indonesia Sehat
Rangkaian pemeriksaan dirancang secara sistematis melalui pos tanda vital, identifikasi riwayat kesehatan, hingga intervensi latihan fisik terukur untuk memetakan tingkat risiko peserta.
“Fisioterapi adalah ahli sistem gerak tubuh. Melalui skrining ini, kami ingin berkontribusi nyata bagi masyarakat. Angka stroke di Indonesia saat ini cukup tinggi dan dampaknya luar biasa, baik dari sisi sosial maupun ekonomi,” ujar Pramono Dwi Putro, Ketua Umum PP IFI.
Melalui sinergi antarwilayah dan edukasi berkelanjutan yang melibatkan puluhan ribu tenaga fisioterapis, langkah preventif ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat secara nasional demi mewujudkan visi Indonesia Sehat 2045.