Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
31 Agustus 2026 | 13:48 WIB
Daerah

Penutupan Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Singgung Kesamaan dengan Prabowo

Small gus kikin NU b2665f8ab1

 

JOMBANG (Surau.ID) — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menutup perhelatan Muktamar ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). Agenda tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia  

Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengungkap sejumlah kebetulan terkait angka delapan dalam perjalanan hidupnya saat memberikan sambutan pada penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). 

Ia kemudian mengaitkan deretan angka tersebut dengan Presiden Prabowo Subianto.

Di hadapan Presiden Prabowo dan para peserta Muktamar, Gus Kikin terlebih dahulu menyebut pelaksanaan Muktamar ke-35 NU sebagai momentum yang sangat spesial.

Salah satu alasannya karena Prabowo hadir dalam dua momentum sekaligus, yakni pembukaan dan penutupan.

“Yang ke-35 ini sangat spesial. Tadi sudah disampaikan Gus Ipul,” ucapnya.

“Dua kali Presiden Republik Indonesia menghadiri acara ini. Pembukaan hadir dan penutupan hadir, baru kali ini terjadi,” sambungnya.

Gus Kikin kemudian mengatakan dirinya juga merasakan sejumlah hal spesial selama pelaksanaan Muktamar. Salah satunya adalah amanah baru yang diterimanya untuk memimpin PBNU periode 2026-2031.

“Dan ini kebetulan juga saya banyak hari-hari spesial dalam rangka masa-masa Muktamar ini,” ujarnya.

Ia menyebut terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum PBNU membuatnya harus mendampingi Rais Aam PBNU terpilih KH Miftachul Akhyar.

“Ini kebetulan juga saya kemudian dianugerahi atau diamanahi untuk mendampingi Rais ‘Aam Kiai Haji Miftachul Akhyar, ini baru pertama kalinya,” katanya.

Namun, pembicaraan kemudian bergeser ketika Gus Kikin menyinggung Presiden Prabowo. Ia menyebut memiliki sejumlah “kecocokan” dengan Prabowo, terutama berkaitan dengan angka delapan.

“Saya juga nampaknya banyak kecocokan dengan Bapak, karena saya juga banyak unsur delapannya,” ujarnya.

Gus Kikin lalu membeberkan sejumlah angka yang menurutnya memiliki keterkaitan dengan perjalanan hidupnya.

“Saya tanggal lahir saya 17, Pak. Jumlahnya 8. Bulannya juga 8. Tahunnya juga 58,” katanya.

Selain tanggal dan tahun kelahiran, Gus Kikin juga mengaitkan angka delapan dengan amanahnya sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

“Dan saya kebetulan diamanahi menjadi pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng yang ke-8,” tuturnya.

Deretan angka tersebut kemudian membuat Gus Kikin berkelakar bahwa dirinya memiliki banyak kecocokan dengan Prabowo.

“Jadi rasanya enggak berlebihan saya cocok-cocokkan ini cocok dengan beliau ini. Semuanya cocok, mungkin tinggal nasibnya yang agak beda, Pak,” pungkasnya.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id