SURABAYA (Surau.ID) – NU Care-LAZISNU Jawa Timur berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atas audit laporan keuangan tahun 2025 dari Kantor Akuntan Publik independen pada Ahad (30/8/2026).
Pencapaian opini WTP tersebut diserahkan langsung kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur dalam agenda Konsolidasi Amil se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang.
Penyerahan hasil audit keuangan dilakukan oleh Bendahara LAZISNU Jawa Timur H Tamsil Ainnur Rizal dan diterima secara resmi oleh Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur KH Fatchul Aziz.
Amanah Dana Umat
Audit independen oleh KAP Moh Wildan & Adi Darmawan menjadi instrumen krusial untuk memastikan seluruh pengelolaan dana masyarakat di lingkungan LAZISNU berjalan secara profesional, transparan, serta akuntabel.
Tamsil menekankan bahwa setiap rupiah yang dititipkan umat wajib dicatat serta dibuktikan manfaatnya, sehingga audit keuangan menjadi cerminan nyata dari bentuk pertanggungjawaban publik yang dapat dipercaya.
Rencana Audit 2027
Melangkah ke depan, pihak wilayah berencana mendorong perbaikan tata kelola dana hingga tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama melalui pelaksanaan audit laporan keuangan serentak pada tahun 2027 mendatang.
Langkah strategis tersebut difokuskan pada penguatan intensifikasi gerakan Kotak Infak NU yang didukung oleh platform sistem pelaporan digital khusus untuk seluruh PCNU se-Jawa Timur.
“Target LAZISNU sebaiknya tidak berhenti pada laporannya WTP, tetapi bergerak menuju WTP dalam laporan, tertib dalam tata kelola, tepat dalam penyaluran, dan nyata dalam kemaslahatan,” ujar H Tamsil Ainnur Rizal, Bendahara LAZISNU Jatim.
Integritas akuntabilitas keuangan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud kepedulian yang senantiasa membawa kemaslahatan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.