PROBOLINGGO (Surau.ID) — Taman Pendidikan Al-Qur’an dan Madrasah Diniyah (TPQ-Madin) Darussalam Banyuanyar Kidul menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, santunan anak yatim, serta Haflatul Iktibar ke-21 pada Jumat (11/9/2026) malam. Acara yang berlangsung khidmat di halaman Madrasah Diniyah tersebut dihadiri oleh ratusan wali santri, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Ketua Yayasan TPQ-Madin Darussalam, Ust. Wedi Santoso, menyampaikan bahwa momentum Haflatul Iktibar yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat pentingnya menjaga konsistensi dalam membina generasi Qur’ani.
Baginya, Haflatul Iktibar ke-21 ini bukan sekadar seremonial kelulusan, melainkan wujud rasa syukur atas kelancaran proses belajar-mengajar selama satu tahun ajaran.
“Melalui peringatan Maulid Nabi dan santunan anak yatim ini, kami ingin menanamkan rasa kepedulian sosial dan kecintaan kepada Rasulullah SAW sejak dini dalam diri para santri,” ujarnya
Pada kesempatan yang sama, Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo Banyuanyar Tengah turut hadir memberikan dukungan nyata berupa penyerahan bisyaroh senilai Rp1.000.000 untuk mendukung keberlangsungan kegiatan tersebut.

Syafaat, selaku perwakilan dari Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antar lembaga pendidikan di wilayah Banyuanyar.
Ia mengapresiasi konsistensi TPQ-Madin Darussalam yang telah mencetak generasi muda berakhlak mulia hingga mencapai usianya yang ke-21 tahun.
“Pemberian bisyaroh ini adalah wujud dukungan dan kepedulian kami agar kegiatan syiar Islam, khususnya pembinaan santri dan santunan anak yatim seperti ini, dapat terus berjalan dan membawa keberkahan bagi lingkungan Banyuanyar,” ungkapnya.
Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai penutupan acara saat para santri secara bergantian sungkem kepada orang tua dan guru mereka, disusul dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan Islam di Banyuanyar.