JAKARTA (Surau.ID) — Ketajaman Kylian Mbappé bersama Real Madrid belum sepenuhnya membuat semua pihak puas. Meski penyerang asal Prancis itu terus mencatatkan statistik impresif, legenda Prancis Bixente Lizarazu menilai Mbappé masih membutuhkan trofi bergengsi untuk benar-benar mendapatkan hati para pendukung Los Blancos.
Lizarazu menyebut Liga Champions Eropa sebagai gelar yang paling penting bagi Mbappé. Menurutnya, keberhasilan mengangkat trofi kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa akan menjadi pembuktian penting bagi sang penyerang sekaligus meninggalkan jejak dalam sejarah Real Madrid.
Pandangan tersebut disampaikan Lizarazu dalam program “Telefoot” pada Minggu. Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Mbappe di Madrid tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah gol yang dicetaknya.
“Ia harus menjuarai Liga Champions Eropa. Itu jelas. Menjuarai Liga Champions Eropa menciptakan sejarah bagi klub mana pun.”
Statistik Individu Mbappe Terus Menanjak
Mbappe memang mengawali musim dengan performa yang menjanjikan. Ia telah mencetak tujuh gol dan satu assist hanya dalam enam pertandingan di seluruh kompetisi bersama Real Madrid.
Catatan tersebut melanjutkan produktivitasnya sejak bergabung dengan klub ibu kota Spanyol tersebut. Dalam dua musim sebelumnya, Mbappé mampu mencetak masing-masing 44 gol dan 42 gol.
Namun, torehan individual itu belum sepenuhnya menjawab ekspektasi yang melekat pada seorang pemain dengan status bintang seperti Mbappé. Para pendukung Real Madrid tentu menginginkan pencapaian tim, terutama gelar-gelar utama.
Lizarazu menilai pencapaian sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi domestik bukanlah tujuan akhir yang paling diharapkan suporter Madrid.
“Para pendukung tidak peduli siapa top skor liga. Yang benar-benar mereka inginkan adalah kemenangan Real Madrid di Liga Champions Eropa, dan gelar La Liga Spanyol, lalu setelah itu, jika ada beberapa bonus, mereka akan senang.”
Trofi Jadi Ukuran Berikutnya
Bagi Lizarazu, kritik terhadap Mbappé juga tidak berkaitan dengan kemampuannya menyelesaikan peluang di depan gawang. Persoalan yang lebih besar adalah tuntutan terhadap pemain berstatus bintang untuk ikut membawa klub meraih trofi penting.
Mbappé kini berada di titik ketika statistik pribadi yang gemilang perlu berjalan beriringan dengan keberhasilan kolektif Real Madrid. Gol dan assist dapat memperkuat reputasi individu, tetapi gelar berpeluang menjadi pembeda dalam penilaian terhadap warisan seorang pemain.
Lizarazu pun menegaskan kembali tuntutan tersebut.
“Inilah yang mereka harapkan. Jika ada kritik yang ditujukan kepada Kylian, itu bukan soal menyelesaikan serangan, melainkan soal kenyataan bahwa pemain hebat harus memenangkan turnamen-turnamen besar. Pesannya jelas!”