JEMBER (Surau.ID) – Sebanyak 16 peserta dari Kabupaten Jember mengikuti pelatihan peracikan kopi kolaborasi UMKM KOPIKITA dan BPVP Banyuwangi pada 5–12 September 2026.
Kegiatan vokasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengolahan serta penyajian kopi guna mencetak tenaga kerja terampil dan wirausaha baru di industri minuman lokal.
Pelatihan menyeluruh ini menjadi langkah konkret penguatan kapasitas SDM demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi UMKM kopi.
Materi Komprehensif dan Standar Pelayanan Profesional
Peserta dibekali teknik meracik kopi manual maupun mesin, pengenalan produk, hingga peningkatan kualitas pelayanan konsumen secara profesional dan terukur.
Selain mahir meracik kopi, peserta dilatih membaca kebutuhan pelanggan, menjaga konsistensi mutu produk, serta menangani penanganan konflik dengan konsumen secara efektif.
Dorong Peluang Kerja dan Kemandirian Usaha
Program ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para peserta untuk bersaing di dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
“Harapannya, para peserta dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh, baik untuk bekerja sebagai barista maupun membuka usaha sendiri,” ujar Isna Asaroh, Owner UMKM KOPIKITA.
Pelatihan delapan hari ini membuktikan pentingnya sinergi pemerintah dan UMKM dalam menciptakan lapangan kerja produktif. Semangat belajar peserta menjadi pijakan awal mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Jember secara berkelanjutan.