MOSKOW (Surau.ID) – Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menggalang kerja sama strategis dengan tiga media berskala global asal Rusia di Moskow pada Selasa (22/9/2026).
Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman pertukaran berita bersama SPUTNIK, penjajakan potensi audio visual dengan RT, serta dialog konstruktif peningkatan kapasitas jurnalis bersama kantor berita TASS.
Penguatan jaringan internasional ini dilakukan seusai menghadiri konferensi tahunan serta peringatan ulang tahun ke-65 organisasi kantor berita se-Asia Pasifik (OANA) di Rusia.
Lawan Disinformasi dan Ketimpangan Informasi
Kerja sama dengan RT berfokus pada pembentukan gugus tugas bersama Global Fact-Checking Network guna menanggulangi maraknya serangan disinformasi serta berita palsu di kawasan Asia Pasifik.
Selain itu, kemitraan media lintas kawasan dipandang krusial untuk membangun keseimbangan pemberitaan global agar terhindar dari dominasi informasi sepihak serta menjaga objektivitas fakta.
Sinergi pertukaran berita dengan SPUTNIK juga ditujukan untuk mendukung prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif melalui penyediaan informasi berimbang bagi publik.
Perluasan Jaringan Kerja Sama
Diskusi teknis tindak lanjut dari nota kesepahaman tersebut akan diteruskan oleh perwakilan masing-masing media Rusia di Jakarta guna memastikan implementasi program berjalan optimal.
Di samping Rusia, ANTARA turut menggelar dialog konstruktif bersama para pimpinan kantor berita dari kawasan ASEAN, Asia Timur, hingga Timur Tengah. “Kita sepakat untuk menandatangani gugus tugas bersama Global Fact-Checking Network guna mengatasi disinformasi dengan memanfaatkan jaringan media,” ujar Benny Siga Butarbutar, Dirut Perum LKBN ANTARA.
Kerja sama internasional ini mempertegas komitmen ANTARA dalam menyajikan informasi yang sahih, adil, serta bereputasi di tingkat global.