JEMBER (Surau.ID) – Dokter spesialis mata RSU Unmuh Jember mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya paparan layar perangkat digital secara berlebihan pada Kamis (8/10/2026) di Jember.
Penggunaan komputer hingga ponsel pintar dalam durasi lama tanpa jeda dapat memicu kelelahan mata serta meningkatkan risiko rabun jauh atau miopia sejak usia dini.
Kondisi tersebut terjadi akibat berkurangnya frekuensi berkedip saat fokus menatap layar, sehingga otot mata bekerja secara berlebihan untuk mempertahankan fokus penglihatan.
Penerapan Visual Hygiene dan Aturan Rule of Twenty
Guna menekan risiko gangguan penglihatan, masyarakat disarankan menerapkan prinsip visual hygiene saat beraktivitas di depan layar perangkat digital.
Istirahat mata dapat dilakukan setiap 20 menit dengan cara melihat objek berjarak enam meter selama 20 detik secara berkala.
Pembatasan Screen Time dan Pentingnya Deteksi Dini
Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak mengingat pertumbuhan bola mata mereka masih berlangsung hingga berusia sekitar 18 tahun.
“Screen time untuk anak-anak harus dibatasi. Maksimal sehari satu jam, karena exposure yang terus-menerus itu tidak bagus,” ujar dr. Annisa Kinanti Asti, Sp.M., Dokter Spesialis Mata RSU Unmuh Jember.
Pemeriksaan mata secara berkala serta penggunaan kacamata yang tepat menjadi langkah krusial untuk mencegah terjadinya komplikasi mata malas di kemudian hari.