PROBOLINGGO (Surau.ID) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Nusantara Komisariat Universitas Nurul Jadid sukses menggelar Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-XXI di Gedung A2.06 Universitas Nurul Jadid, pada hari Kamis (08/10/2026).
Agenda penataan organisasi ini menjadi panggung utama bagi para kader untuk merumuskan arah gerak serta menyusun tata kelola kepemimpinan baru secara demokratis dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali prosesi seremonial yang khidmat. Para peserta mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars PMII, serta lagu Subhanul Wathon mulai pukul 11.13 hingga 11.43 WIB.
Arah Baru Gerak Organisasi
Pasca istirahat singkat, forum memasuki sidang pleno tata tertib yang dipimpin pengurus komisariat selaku pemegang mandat, Imam Bulqayni, bersama notulen Alghajali. Pembahasan berlangsung tertib untuk menjamin kepastian hukum organisasi.
Musyawarah kemudian berlanjut ke sidang komisi. Komisi A dipimpin Ahmed Agha Mursidul Ibad dengan notulen M. Husni Khalilurrahman, dilanjutkan Komisi B pimpinan Muamar Rohidin dan Ahmad Nur Arief A.M.
Sementara itu, Komisi C dipimpin Shivana Laili Zainiyyah bersama notulen Nazilatul. Seluruh komisi merumuskan pokok-pokok pikiran strategis demi mewujudkan program kerja rayon yang visioner.
Dukungan Kader dan Prospek Kepemimpinan
Proses persidangan berlanjut pada penetapan tata tertib pemilihan pimpinan dan pertanggungjawaban pengurus. Puncak acara menetapkan Sahabat Muamar Rohidin serta Sahabati Nurifa Dian Hasanah sebagai Ketua Rayon dan Ketua Kopri terpilih secara aklamasi.
Kedua pimpinan terpilih masa khidmat 2026-2027 tersebut siap membawa kepengurusan Rayon Nusantara dan Kopri ke arah yang lebih progresif.
“Forum RTAR ke-XXI ini menjadi bukti nyata kedewasaan berorganisasi seluruh kader dalam menjaga keberlanjutan estafet kepemimpinan di Rayon Nusantara,” ujar Imam Bulqayni, Pengurus Komisariat PMII Universitas Nurul Jadid.
Prosesi ini menegaskan komitmen kader dalam merawat tradisi kritis, transformatif, serta memperkuat tali silaturahmi antaranggota demi kemajuan pergerakan di masa mendatang.