BEKASI (Surau.ID) – Santriwati asal Bekasi, Santika Abel Laitani, terpilih menjadi delegasi Indonesia dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 7 di tiga negara, Senin (26/10/2026).
Gadis berusia 18 tahun ini akan mengikuti rangkaian forum lintas budaya di Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 25–30 November 2026. Ia sukses melenggang usai menyisihkan ratusan peserta dari berbagai daerah.
Santika membawa misi memperkenalkan nilai-nilai Islam Nusantara serta kontribusi generasi muda Indonesia dalam membangun peradaban global yang toleran.
Diplomasi Budaya Pesantren
Hafizah 30 juz ini menyiapkan gagasan ilmiah berjudul From Pesantren to the Global Stage: Santri as Agents of Nusantara Islamic Cultural Diplomacy. Karya tersebut diangkat dari pengalamannya mengajar tahfiz di pesantren.
Gagasan ini bertujuan membuktikan bahwa pesantren memiliki potensi besar membentuk generasi muda yang siap berperan aktif dalam diplomasi budaya tingkat dunia.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Saat ini, pengabdi di Pondok Pesantren Lingkar Qur’an Center Karawang tersebut tengah menyiapkan materi konferensi sekaligus menggalang dukungan akomodasi. Langkahnya diharapkan memantik semangat para santri daerah untuk berani berkiprah di panggung internasional.
“Bagi saya, kesempatan ini bukan hanya tentang pergi ke luar negeri, tetapi tentang bagaimana saya bisa membawa nilai-nilai yang saya pelajari sebagai santri dan memperkenalkan potensi santri Indonesia,” ujar Santika Abel Laitani.
Keterpilihan Santika menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi santri Nusantara untuk menyuarakan gagasan perdamaian di tingkat global.