LUMAJANG (Surau.ID) – Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat perbaikan distribusi LPG 3 kilogram di wilayahnya. Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan dampak dari langkah taktis ini harus segera dirasakan masyarakat dalam waktu singkat guna menjamin ketersediaan energi bersubsidi.
Hal tersebut ditegaskan Wabup Lumajang usai memimpin Rapat Koordinasi Stabilitas Stok LPG 3 Kg dan BBM di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (9/4/2026). Ia menyatakan bahwa koordinasi antarinstansi tidak akan berarti tanpa adanya aksi nyata di lapangan.
“Harus ada hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tegas Yudha sapaan akrabnya.
Menurut Yudha, kepastian akses terhadap LPG merupakan prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar warga. Oleh karena itu, ia menekankan beberapa poin krusial dalam penanganan krisis distribusi ini
Pertama, sinergi lintas sektor: kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan distributor harus diperkuat agar langkah penanganan lebih efektif dan terukur. Kedua, pengawasan ketat: pemantauan di jalur distribusi akan ditingkatkan secara konsisten guna memastikan pasokan tersalurkan sesuai aturan dan merata ke seluruh lapisan masyarakat. Ketiga, stabilitas harga dan stok: Pemkab Lumajang berkomitmen menjaga stabilitas energi sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik.
Di tengah upaya pemulihan distribusi ini, Wakil Bupati juga meminta warga Lumajang untuk tidak panik dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya.
“Masyarakat diharapkan hanya merujuk pada informasi resmi dari pemerintah serta berperan aktif menjaga ketertiban selama proses distribusi berlangsung,” pesannya
Dengan penanganan yang terkoordinasi dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis alur distribusi LPG subsidi akan segera kembali normal dan stabil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.