JAKARTA (Surau.ID) — Penyerang Timnas Prancis, Ousmane Dembele, mengaku kekalahan dari Argentina pada final Piala Dunia 2022 masih diingat oleh skuad Les Bleus. Namun, ia menegaskan pengalaman tersebut kini menjadi motivasi bagi Prancis untuk tampil lebih baik di Piala Dunia 2026.
Prancis harus puas menjadi runner-up pada Piala Dunia 2022 setelah kalah dari Argentina melalui adu penalti. Kala itu, kedua tim bermain imbang 3-3 hingga babak perpanjangan waktu berakhir, sebelum Argentina menang 4-2 dalam adu penalti.
Hasil tersebut membuat Prancis gagal mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada 2018. Sementara itu, Argentina berhasil meraih trofi Piala Dunia pertamanya dalam lebih dari 30 tahun.
Menjelang Piala Dunia 2026, Prancis kembali masuk dalam daftar tim unggulan bersama Argentina, Spanyol, Inggris, Portugal, Jerman, dan Brasil. Meski masih mengingat kekalahan di final sebelumnya, Dembele menilai situasi kedua tim sudah banyak berubah dibanding empat tahun lalu.
“Tentu saja kekalahan itu membuat kami kecewa, tapi itu sudah empat tahun yang lalu. Banyak hal yang sudah terjadi di timnas Prancis, dan saya rasa timnas Argentina juga mengalami beberapa perubahan,” kata Dembele, dilansir dari Marca.
Ia menyebutkan, kekalahan tersebut tetap menjadi bagian dari perjalanan Prancis. Namun, bagi Dembele, pengalaman itu justru memberi tambahan semangat bagi tim untuk tampil lebih baik pada turnamen kali ini.
“Memang masih kami ingat. Tapi, kekalahan itu juga memotivasi kami untuk melakukan yang lebih baik di Piala Dunia kali ini,” ujarnya.
Prancis memburu gelar juara dunia ketiga dalam sejarah mereka. Tim asuhan Didier Deschamps akan memulai perjuangannya di Grup I dengan menghadapi Senegal pada laga pertama fase grup.
Dembele juga menanggapi status Prancis sebagai salah satu tim favorit juara. Menurutnya, label tersebut tidak menjamin apa pun di lapangan karena banyak tim kuat yang juga memiliki peluang besar untuk meraih gelar.
“Ada banyak tim favorit, tapi itu tidak berarti apa-apa dalam sepak bola. Kami memang mencapai final di dua Piala Dunia terakhir, jadi wajar jika ekspektasi terhadap Prancis cukup tinggi. Namun, kami tetap fokus pada tujuan kami,” tutupnya.