Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
28 Juni 2026 | 19:37 WIB
Daerah

Kebijakan Bebas Biaya Praktik Puskesmas Dukung Kompetensi Calon Bidan

IMG 170
Rizki Fitrianingtyas, Ketua Prodi Kebidanan Universitas dr. Soebandi (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JEMBER (Surau.ID) – Pemerintah Daerah Jember mengeluarkan kebijakan strategis berupa pembebasan biaya praktik bagi mahasiswa kebidanan di seluruh puskesmas sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan tenaga bidan yang rasio distribusinya saat ini dinilai belum ideal.

Kebijakan yang tertuang dalam surat edaran resmi ini menjadi angin segar bagi mahasiswa, termasuk dari Universitas dr. Soebandi, karena menghilangkan beban pungutan biaya selama menjalani praktik lapangan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kesempatan mahasiswa untuk mengasah keterampilan klinis secara fokus dan mendalam di fasilitas kesehatan.

Ketua Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Profesi FIK UDS, Rizki Fitrianingtyas, menekankan bahwa pengalaman praktik langsung di masyarakat merupakan fondasi utama dalam membentuk kompetensi bidan yang berkualitas.

Menurutnya, kualitas pelayanan kesehatan tidak sekadar ditentukan oleh kuantitas tenaga medis, melainkan juga pada kesiapan dan pemerataan sumber daya manusia yang mampu memahami kondisi nyata di lapangan.

Pentingnya Pengalaman Lapangan dan Peran Strategis Bidan

Praktik di puskesmas memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

Mengingat peran bidan yang sangat krusial sebagai garda terdepan, mereka bertanggung jawab mendampingi siklus kehidupan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan keluarga berencana, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.

Sinergi Pemerintah dan Institusi Pendidikan

Kebijakan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap mengabdi. Rizki menyampaikan harapannya agar kebijakan ini dapat memotivasi putra-putri daerah Jember untuk menekuni profesi bidan.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan fasilitas pelayanan kesehatan sangat diperlukan untuk menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap mengabdi,” ujar Rizki Fitrianingtyas.

Dengan pemahaman mendalam mengenai karakteristik masyarakat setempat, lulusan diharapkan memiliki potensi lebih besar untuk kembali mengabdi dan membangun kesehatan ibu serta anak di daerah asalnya sendiri.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id