Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
04 Juli 2026 | 13:00 WIB
Hiburan

Ganas di Piala Dunia 2026! Lini Serang Prancis Disebut Berpeluang Masuk Jajaran Terbaik Sepanjang Sejarah

IMG 20260703 WA0001
Striker Timnas Prancis, Kylian Mbappe, Ousmane Dembélé, Bradley Barcola, dan Michael Olise. (Surau.ID/Getty Images).

 

JAKARTA (Surau.ID) — Tim Nasional Prancis tampil luar biasa di ajang Piala Dunia 2026. Ketajaman lini depan Les Bleus membuat banyak pihak mulai membandingkan mereka dengan deretan trio dan kuartet penyerang terbaik dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Hingga babak 32 besar, Prancis sukses menyapu bersih tiga laga fase grup sebelum mengalahkan Swedia dengan skor 3-0. Catatan tersebut mengantarkan skuad asuhan Didier Deschamps menjadi tim paling produktif sementara dengan koleksi 13 gol.

Kapten sekaligus bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, menjadi motor utama ketajaman Prancis setelah mencetak enam gol dari empat pertandingan. Sementara itu, peraih Ballon d’Or Ousmane Dembélé terus memberikan ancaman dengan torehan empat gol, termasuk hattrick saat Prancis menghancurkan Norwegia 4-1.

Di sisi lain, Michael Olise memang belum mencetak gol. Namun, gelandang Bayern Munchen itu tampil impresif dengan menyumbangkan lima assist sepanjang turnamen. Kedalaman skuad Prancis juga semakin lengkap berkat kontribusi Bradley Barcola dan Désiré Doué yang bergantian mengisi lini serang dan telah menyumbang tiga gol.

Melihat performa tersebut, banyak pengamat menilai lini depan Prancis 2026 berpotensi sejajar dengan barisan penyerang legendaris yang pernah menghiasi sejarah Piala Dunia.

Berikut Beberapa Lini Serang Terbaik Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Brasil 1970 menempati posisi teratas berkat kombinasi Pelé, Jairzinho, Tostão, dan Rivellino yang membawa Selecao meraih gelar juara dengan permainan menyerang yang dikenang sebagai simbol jogo bonito.

Brasil 2002 berada di peringkat kedua melalui trio Ronaldo, Rivaldo, dan Ronaldinho. Ronaldo menjadi top skor dengan delapan gol dan membawa Brasil meraih gelar dunia kelima.

Hongaria 1954 menempati posisi ketiga. Meski gagal menjadi juara, Ferenc Puskás, Sándor Kocsis, Nándor Hidegkuti, dan Zoltán Czibor mencatat rekor sebagai tim tersubur dalam satu edisi Piala Dunia dengan 27 gol.

Belanda 1974 berada di posisi keempat lewat kepemimpinan Johan Cruyff bersama Johnny Rep, Rob Rensenbrink, dan Johan Neeskens yang mempopulerkan filosofi Total Football.

Prancis 1958 berada di urutan kelima. Just Fontaine mencetak rekor 13 gol dalam satu edisi Piala Dunia, didukung Raymond Kopa dan Roger Piantoni.

Jerman Barat 1954 melengkapi daftar melalui kontribusi Fritz Walter, Max Morlock, Helmut Rahn, Hans Schäfer, dan Ottmar Walter yang membawa tim menjuarai turnamen usai menumbangkan Hongaria dalam laga legendaris “Keajaiban Bern”.

Jika konsistensi Prancis terus berlanjut hingga akhir Piala Dunia 2026, bukan tidak mungkin Mbappé dan kolega akan dikenang sebagai salah satu lini serang paling mematikan dalam sejarah sepak bola dunia.

Penulis: Khoirul Anam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id