JAKARTA (Surau.ID) — Hasil imbang 2-2 Liverpool di markas Newcastle United membuat sorotan mengarah kepada Florian Wirtz. Gelandang asal Jerman itu dinilai belum mampu memberikan dampak maksimal dan Jamie Carragher bahkan mempertanyakan posisi yang paling tepat untuknya di skuad The Reds.
Liverpool harus puas membawa pulang satu poin dari St James’ Park pada laga pembuka Liga Inggris akhir pekan lalu. Newcastle dua kali unggul sebelum Liverpool menyamakan kedudukan melalui gol penyeimbang pada penghujung pertandingan.
Wirtz mendapat kepercayaan tampil sejak menit pertama dalam pertandingan tersebut. Ia menempati posisi di belakang Alexander Isak sebelum digantikan Alexis Mac Allister pada menit ke-63.
Selama berada di lapangan, Wirtz mencatat 43 sentuhan dan melepaskan tiga tembakan, dengan satu di antaranya mengarah ke gawang.
Performa tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai peran Wirtz di Liverpool. Pemain yang didatangkan dengan nilai transfer 100 juta poundsterling itu sebelumnya diharapkan mampu menjadi salah satu pemain penting dalam permainan The Reds.
Carragher menilai persoalan utama Liverpool adalah bagaimana menempatkan Wirtz tanpa mengorbankan komposisi lini tengah lainnya, khususnya Dominik Szoboszlai.
“Ketika orang-orang bilang Wirtz harus bermain di posisi nomor 10, itu artinya Szoboszlai harus berada di dalam tim dan dia bukan seorang pemain gelandang tengah. Saya pikir ini akan muncul dalam enam minggu, saya rasa ini muncul sekarang juga. Saya benar-benar tidak melihat di mana ia bisa cocok,” kata Carragher, dikutip dari Sportskeeda.
Mantan pemain Liverpool itu juga mempertanyakan bagaimana tim akan memaksimalkan kemampuan Wirtz dalam sistem permainan yang diterapkan saat ini.
“Apa yang akan dilakukan Iraola dengan Wirtz? Anda tidak bisa terus-terusan mengandalkannya, ini tidak berjalan dengan baik. Itu tidak berjalan dengan baik musim lalu,” tambahnya.
Kritik tersebut muncul setelah Liverpool hanya meraih satu poin pada pertandingan pembuka musim. Wirtz masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki penampilannya dan membuktikan perannya dalam skema permainan Liverpool pada laga-laga berikutnya.