Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
27 Maret 2026 | 18:36 WIB
Daerah

Anggaran Seret, Ra Hamid Tetap Gas Perbaiki 134 Titik Jalan di Bondowoso

IMG
Bupati Bondowoso Ra Hamid, Wabup Ra As'ad dan Kepala BSBK saat meninjau perbaikan jalan (Foto: Ist.).

 

BONDOWOSO (Surau.ID) – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menargetkan perbaikan 134 ruas jalan sepanjang 31,46 kilometer pada 2026 melalui program RANTAS (Ruas Infrastruktur Jalan Tuntas). Program ini tetap dijalankan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga kualitas infrastruktur dasar, meski Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tersedia hanya Rp1,2 miliar dan dialokasikan khusus untuk sanitasi serta penanganan stunting.

Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, mengatakan kegiatan perbaikan jalan mencakup rekonstruksi, perbaikan, dan pemeliharaan. Ia menegaskan, pemeliharaan menjadi program yang paling rutin dilakukan sejak awal tahun.

“Perbaikan jalan itu meliputi rekonstruksi, perbaikan, dan pemeliharaan. Untuk pemeliharaan, sudah berjalan secara terus-menerus,” ujarnya, Rabu (26/3/2026).

Menurut Fathur, meski memasuki akhir triwulan pertama, pembangunan infrastruktur tetap berlangsung sesuai kemampuan keuangan daerah.

Tekanan Anggaran Daerah

Fathur mengungkapkan, kondisi fiskal Bondowoso tahun ini tertekan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, baik Transfer ke Daerah (TKD) maupun Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Dampaknya, tidak ada alokasi DAK fisik untuk sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur jalan dan irigasi.
“DAK yang tersedia hanya untuk sanitasi dan penanganan stunting sebesar Rp1,2 miliar. Untuk DAK fisik di sektor lain tidak ada,” kata dia.

Di tengah keterbatasan tersebut, pemerintah daerah tetap mengandalkan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk membiayai program perbaikan jalan.

Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso, Anshori, menyebutkan perbaikan dilakukan di 23 kecamatan. Pekerjaan mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi jalan.

“Ada yang direhabilitasi dan ada juga yang direkonstruksi,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah program berjalan, masih terdapat sekitar 305,58 kilometer jalan dalam kondisi rusak di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam perbaikan jalan secara swadaya. Partisipasi warga dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membantu percepatan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id