Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Kamis, 24 September 2020 - 13:35 WIB

ARB Tuntut Pemerintah Lebih Perhatikan Regulasi Petani Tembakau

Aksi ARB di depan Kantor DPRD Sumenep, Kamis (24/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Aksi ARB di depan Kantor DPRD Sumenep, Kamis (24/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Setelah aksi dari Forum Aliansi Mahasiswa Sumenep (FAMS), Kantor DPRD Sumenep kembali digeruduk oleh aksi demo Aliansi Rakyat Bergerak (ARB).

Aksi demo ARB di depan Gedung DPRD Sumenep tersebut berlangsung sejam setelah aksi FAMS pada pukul 10.30 WIB.

Dalam aksinya, puluhan massa ARB menuntut pemerintah supaya lebih memperhatikan regulasi petani tembakau.

Korlap Aksi ARB, Mohammad Faiq menyampaikan, pemerintah saat ini acuh tak acuh terhadap nasib petani di Sumenep.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Konsentrasi Menguatkan SDM Pendidikan, Sejahterakan Honorer dan Guru Ngaji

“Seandainya mereka benar-benar peduli kepada para petani, maka mereka akan mengeluarkan patokan harga yaitu break event point,” terangnya, Kamis (24/09/2020).

Saat ini, di Sumenep belum ada yang mengatur harga tembakau. Hal ini membuktikan pemerintah tidak memperhatikan nasib rakyat, terutama regulasi para petani tembakau.

“Pemerintah maupun DPRD di Sumenep harus lebih peka terhadap problem kerakyatan yang terjadi saat ini,” ujar Korlap Aksi ARB tersebut.

Baca Juga :  Wisuda Ke-8 STIT Al Karimiyyah, 181 Sarjana Diharapkan Berguna di Masyarakat

Faiq juga menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti melakukan aksi dalam memperjuangkan nasib para petani.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini saja, ini merupakan komitmen kami bersama bahwa perjuangan rakyat harus benar-benar dituntaskan,” tegasnya.

Sayangnya, aksi ARB tersebut harus berakhir tidak memuaskan, karena dibubarkan oleh pihak kepolisian dan tidak ditanggapi oleh para anggota DPRD Sumenep.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Truk Terguling

Berita

Terperosok Jalan Rusak di Sumenep, Truk Bermuatan Berat Terguling
Operasi Yustisi

Berita

Polsek Manding Gencar Lakukan Operasi Yustisi, Sejumlah Warga Kena Sanksi
PSHT Ranting Sumenep Kota

Berita

Hadapi Kejuaraan Sakera 22 Cup, PSHT Ranting Sumenep Kota Genjot Latihan Para Atlet
Bencana Alam

Berita

Terkena Angin Kencang, Pohon Besar di Sumenep Tumbang ke Bujuk Tamoni

Berita

Lagi, Kecelakaan Di Sumenep Memakan Korban Dua Orang Tewas Di TKP

Berita

Menurunnya Minat Baca, Perpusda Sumenep Butuh Sentuhan Pemerintah
Dongeng Keliling

Berita

Dongeng Keliling Ke-16 Rumah Cerita OKARA Sukses Menarik Antusiasme Anak-Anak

Berita

Selama Masa Pandemi, Bantuan Subsidi Bagi Nelayan Tak Bisa Di Cairkan