Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 10:08 WIB

Bantuan JPS Ternyata Tidak Hangus, Warga Ganding Ini Merasa Dibodohi Oknum Petugas BPRS

Bank BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Ganding. (Foto IST/Surau.ID)

Bank BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Ganding. (Foto IST/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – HN, warga Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep ini merasa dibodohi oknum petugas BPRS Bhakti Sumekar Cabang Ganding inisial ANS.

Pasalnya, petugas tersebut mengatakan surat undangan pencairan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang dibawa HN ke BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Ganding sudah expired bahkan dananya sudah hangus karena sudah dikembalikan.

“Waktu saya ingin mencairkan Bansos JPS dari Provinsi, salah satu petugas BPRS mengatakan bahwa undangan yang saya bawa sudah expired pertanggal 31 Juli 2020. Bahkan undangan saya diambilnya,” tuturnya, Jumat (2/10/2020) kemarin.

Tak hanya itu, karyawan BPRS berparas cantik tersebut, kata HN, juga bertanya kenapa bansos JPS-nya baru mau dicairkan dan apakah HN tidak dikasih informasi waktu pencairannya oleh aparat desa.

Baca Juga :  Hadiri Konfercab NU Sumenep, Ini Pesan Bupati Busyro

“Ya saya jawab semenjak undangan itu dikasih kepada istri saya, tidak ada informasi lagi terkait kapaan pencairannya. Saya datang ke BPRS karena dengar dari teman bansos yang Covid-19 sudah bisa dicairkan,” cerita warga Desa Ketawang Larangan itu.

Karena si HN tidak percaya bahwa bansos JPS tersebut sudah hangus, akhirnya dia melakukan konfirmasi secara langsung ke Dinas Sosial Sumenep terkait bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 itu.

“Akhirnya saya pergi ke Dinsos untuk menanyakan program ini apakah benar-benar hangus apa tidak,” ungkap HN.

Dan ternyata, sampai di sana Kepala Dinsos Sumenep, Mohammad Iksan menyatakan bantuan JPS dari Provinsi Jatim itu masih bisa dicairkan alias tidak hangus.

Baca Juga :  PT Tanjung Odi Diizinkan Beroperasi Kembali, Pegawai Reaktif Dilarang Masuk Kerja

“Ternyata setelah saya nanya ke Dinsos bantuan itu tidak hangus dan masih bisa dicairkan dengan catatan harus ada tanda tangan dari Dinsos,” pungkas HN.

Saat dikonfirmasi sebelumnya, Kepala Dinsos Sumenep, Mohammad Iksan memang menyatakan tidak ada istilah hangus soal bansos untuk penanganan Covid-19.

“Tidak ada bantuan yang hangus. Bansos JPS dari Provinsi Jatim itu bisa dicairkan dengan catatan harus ada tanda tangan dari kami, kemudian dibawa dan dicairkan lagi ke bank penyalur, yaitu Bank BPRS,” terang Iksam, Rabu (30/09/2020) lalu.

Sayang, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko, belum bisa dimintai keterangan terkait tindakan anak buahnya. Ketika dihubungi awak media melalui nomor telepon selulernya kemarin, tidak dijawab.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Porseni Tingkat Kabupaten Sumenep 2019

Berita

Saed Ramadan Persembahkan Juara Harapan I Porseni Tingkat Kabupaten, Begini Respon MI Darun Najah II

Berita

Di Momen HGN 2020, Bupati Sumenep Berpesan Pada Segenap Guru Untuk Membentuk Karakter Anak
Komunitas Gores

Berita

Lakukan Kegiatan Sosial, Komunitas Gores Minta Pemerintah Dukung Aksinya
Kebun Hidroponik

Berita

Iseng Berkebun Hidroponik di Tengah Pandemi Covid-19, Ternyata Memberi Keuntungan
Santunan Anak Yatim

Berita

H. Sami’oeddin Santuni Anak Yatim, Begini Tujuan Anggota DPRD Sumenep Dapil V Itu
Reptil Sumenep

Berita

Resume Berikan Edukasi dan Pengenalan Reptil pada Anak-Anak
Bunda PAUD Kabupaten Sumenep

Berita

Bunda Fitri Apresiasi Kegiatan Shalat Tasbih, Istighasah, dan Santunan Anak Yatim Gugus II PAUD Kota Sumenep
KPU Sumenep

Berita

Ketua KPU Sumenep Janji Tindak Tegas Anggota yang Melenceng