JAKARTA (Surau.ID) — Persaingan Ballon d’Or 2026 semakin menghangat menjelang pengumuman pemenang pada Oktober mendatang. Lamine Yamal kembali menyampaikan keyakinannya bahwa gaya bermain dan pencapaiannya membuat dirinya layak masuk dalam persaingan penghargaan tersebut.
Winger Barcelona dan Timnas Spanyol itu menjadi salah satu kandidat bersama sejumlah nama besar, termasuk Harry Kane dan Kylian Mbappe. Yamal menilai Ballon d’Or seharusnya diberikan kepada pemain yang memiliki kemampuan istimewa dan memberikan pengalaman berbeda bagi penonton.
Pada musim ini, Yamal mencatatkan 24 gol dan 18 assist untuk Barcelona. Kontribusi tersebut membantu klub mempertahankan gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol.
Di level tim nasional, pemain berusia 19 tahun itu juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan Spanyol meraih Piala Dunia 2026. Yamal mencetak satu gol dan satu assist sepanjang turnamen.
Sebelumnya, Yamal juga menyampaikan pandangannya mengenai peluang Harry Kane meraih Ballon d’Or. Penyerang Bayern Munich tersebut mencetak 73 gol dan turut membantu klub meraih sejumlah gelar domestik, sementara Inggris finis di posisi ketiga Piala Dunia.
Dalam wawancara dengan L’Equipe, Yamal menjelaskan pandangannya mengenai kriteria pemain yang layak mendapatkan Ballon d’Or.
“Ballon d’Or, itu trofi yang diberikan kepada pemain terbaik tahun ini, pemain luar biasa, pemain yang permainannya Anda nikmati, sampai pada titik di mana Anda menyaksikan pertandingan hanya demi dia,” kata Yamal.
Ia kemudian menyebut Lionel Messi dan Ronaldinho sebagai gambaran pemain yang memiliki karakter permainan berbeda dan mampu membuat penonton menikmati pertandingan.
Menurutnya, gaya bermain menjadi salah satu aspek yang membedakannya dari kandidat lain. Ia juga menyoroti keberhasilannya meraih sejumlah gelar bersama Barcelona serta Piala Dunia bersama Spanyol.
“Kurasa orang-orang yang menonton sepakbola tahu keunggulanku. Aku masuk ke dalam lapangan, aku menikmati diriku, aku bermain bagus, dan aku bermain dengan cara yang kuinginkan,” jelasnya.
Yamal menambahkan bahwa pencapaian individu tetap berkaitan dengan keberhasilan tim. Baginya, seorang pemain yang bersaing untuk penghargaan tersebut juga perlu memberikan kontribusi terhadap kesuksesan klub maupun tim nasionalnya.