JAKARTA (Surau.ID) — Manchester United mengawali musim Liga Inggris 2026/2027 dengan kekalahan 0-2 dari Hull City. Performa fisik The Red Devils menjadi sorotan setelah mereka dinilai belum mampu menjaga intensitas permainan selama 90 menit.
Pertandingan berlangsung di MKM Stadium, Sabtu, (22/8/2026), malam WIB. Hull City memastikan kemenangan melalui gol Semi Ajayi dan Nobel Mendy.
Manchester United sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola. Berdasarkan data Premier League, pasukan Michael Carrick menguasai 71,7 persen bola sepanjang pertandingan.
Dari sisi peluang, Manchester United juga lebih agresif dengan melepaskan 21 tembakan. Namun, efektivitas menjadi persoalan karena Hull City mampu mencatatkan empat tembakan tepat sasaran dan memaksimalkan peluang yang dimiliki.
Legenda Newcastle United, Alan Shearer, menilai Manchester United belum berada dalam kondisi fisik terbaik untuk menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi.
“Mereka tidak terlihat siap untuk bermain 90 menit dengan sepak bola yang intens, bertekanan tinggi, dan berenergi tinggi. Hanya ada satu tim yang terlihat bugar di sana, dan itu bukan Manchester United,” jelas Shearer, dikutip dari Mirror.
Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, juga mengakui masih ada aspek permainan yang perlu diperbaiki. Ia secara khusus menyoroti pressing, agresivitas, serta pertahanan saat menghadapi situasi bola mati.
“Kami harus melakukan pressing lebih banyak, tampil lebih agresif, dan sekali lagi kami perlu membenahi antisipasi bola-bola mati (set-plays) agar tidak kebobolan gol-gol seperti ini. Melawan tim-tim seperti ini, mereka memang cuma menunggu momen tersebut,” kata Bruno Fernandes.
Kekalahan dari Hull City membuat Manchester United harus segera melakukan evaluasi, terutama dalam menjaga intensitas permainan dan mengantisipasi situasi bola mati pada pertandingan berikutnya.