Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
19 Juni 2026 | 12:46 WIB
Daerah

Borong Medali, Santri MA Nuris Jember Kuasai Lomba Nahwu Sharaf

IMG 4
Santri MA Nuris borong medali lomba kitab kuning (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JEMBER (Surau.ID) – Sebanyak enam siswa MA Unggulan Nuris Jember sukses memborong medali dalam Lomba Nahwu Sharaf 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Santri Pedia pada Mei lalu.

Prestasi ini menjadi bukti efektivitas tradisi bahtsul masail serta kebiasaan mengkaji kitab kuning yang diterapkan di lingkungan pesantren sebagai bekal berharga bagi para santri dalam mengasah kemampuan akademis.

Empat medali emas diraih oleh Naila Lubna Alya Muhbita, Nafisatur Rosyidah, Aufal Waro Putri Harianto, dan Amelia Khairina Kamila. Sementara medali perak dan perunggu masing-masing diraih oleh M. Rafa Alfayyaz dan Fatra Arillah.

Mengasah Kemampuan Melalui Ketekunan

Bagi para siswa, nahwu dan sharaf bukan sekadar mata pelajaran, melainkan bidang yang digeluti dengan penuh minat. Nafisatur Rosyidah mengungkapkan bahwa ketekunannya dalam belajar di pesantren menjadi kunci utama meraih medali emas perdananya di tingkat nasional.

Di samping prestasi akademik, para peraih medali ini juga aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik, seperti tahfidz dan kesenian hadrah. Keseimbangan antara aktivitas pesantren dan pengembangan diri inilah yang membentuk karakter serta kecerdasan mereka.

Kunci Sukses di Bawah Tekanan

Menghadapi 50 soal dalam waktu terbatas menuntut ketelitian dan kecepatan berpikir yang luar biasa. Aufal Waro Putri Harianto menyatakan bahwa tradisi bahtsul masail sangat membantu mereka dalam membangun pola pikir sistematis saat membedah soal.

“Yang paling penting tetap percaya diri dan fokus. Soalnya cukup banyak, jadi tidak boleh terlalu lama di satu nomor,” ujar Aufal saat menceritakan pengalamannya dalam kompetisi yang menantang tersebut.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus mendalami khazanah keilmuan Islam. Tradisi yang rutin dijalankan di pesantren telah terbukti mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga tangguh dalam berkompetisi di tingkat nasional.

Dengan bekal keilmuan yang mendalam dari kajian kitab kuning, para santri ini siap melangkah lebih jauh dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan melalui pengembangan ilmu nahwu dan sharaf yang lebih inovatif di masa depan.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id