JAKARTA (Surau.ID) — Manajer Sunderland, Regis Le Bris, memastikan klubnya tidak akan melanjutkan pembicaraan dengan Chelsea terkait transfer Granit Xhaka. Le Bris menegaskan gelandang asal Swiss tersebut akan tetap bertahan bersama Sunderland setelah menyatakan komitmennya kepada klub.
Ketertarikan Chelsea terhadap Xhaka muncul sejak Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih. Keduanya pernah bekerja sama di Bayer Leverkusen pada periode 2023 hingga 2025 dan sukses mempersembahkan tiga gelar domestik, termasuk trofi Bundesliga 2023/2024 tanpa menelan kekalahan.
Chelsea kemudian mengajukan tawaran senilai 8 juta pound sterling untuk merekrut Xhaka. Namun, Sunderland menolak proposal tersebut dan memilih mempertahankan pemain berusia 33 tahun itu.
Le Bris menegaskan pembahasan mengenai kemungkinan kepindahan Xhaka kini telah berakhir. Menurutnya, sang kapten masih memiliki komitmen penuh untuk melanjutkan karier bersama Sunderland.
“Tidak, topik ini sudah selesai. Dia sudah bersikap jelas tentang masa depannya. Dia mencintai Sunderland, dia ingin bertahan di Sunderland. Dia ingin menjalani masa depan di Sunderland. Dia kapten yang baik. Pemimpin hebat,” kata Le Bris, dikutip dari The Guardian.
Pada musim 2025/2026, Xhaka tampil dalam 34 pertandingan Premier League dan mencetak satu gol. Kontribusinya membantu Sunderland mengakhiri kompetisi di peringkat ketujuh sehingga berhak tampil di Liga Europa musim depan.
Musim 2026/2027 akan menjadi musim kesembilan Xhaka di Premier League. Sebelum bergabung dengan Sunderland, mantan pemain Arsenal tersebut sempat memperkuat Bayer Leverkusen selama dua musim setelah meninggalkan klub London Utara pada 2023.