Home / Berita / Daerah / Politik

Kamis, 3 September 2020 - 19:35 WIB

Demo DPRD Sumenep, SAKu Persoalkan Bakal Calon Bupati Bersinggungan dengan Korupsi

Aksi demonstran SAKu di depan Gedung Dewan Sumenep, Kamis (3/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Aksi demonstran SAKu di depan Gedung Dewan Sumenep, Kamis (3/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Sumenep Anti Korupsi (SAKu) melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kami (3/09/2020) pukul 12.00 WIB.

Kedatangan mereka ke kantor wakil rakyat itu guna melayangkan keberatan jika salah satu bakal calon Bupati Sumenep pada Pilbup Tahun 2020 ini ada yang pernah bersinggungan dengan urusan korupsi.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi SAKu, Abd Basith mengatakan, KPK harus mengusut tuntas kasus korupsi yang berkaitan dengan Bakal Calon (Bacalon) pemimpin Sumenep.

“Kedua, kami ingin KPK mentersangkakan yang diduga kuat terlibat pada kasus korupsi,” tegasnya, Kamis (3/09/2020).

Baca Juga :  149 Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Sukses Raih Gelar Sarjana Pendidikan

Dalam orasinya, Abd Basith juga mendesak pimpinan partai politik untuk meninjau ulang Bacalon yang terindikasi korupsi.

“Alasannya, Kabupaten Sumenep adalah Kota Santri tidak boleh memiliki pemimpin yang terlibat kasus korupsi,” tutur Basith.

Korlap SAKu tersebut menyampaikan, aksi yang dilakukan pihaknya sebagai upaya mengungkap Bacalon Bupati Sumenep ada yang terindikasi terlibat kasus korupsi.

“Hal ini merupakan sesuatu yang wajar ketika masyarakat bertanya latar belakang Bacalon di Pilkada nanti,” ujar Basith.

Di waktu dan tempat yang sama, Humas DPRD Sumenep, Tabrani mengatakan, semua jajaran DPRD sedang melakukan kunjungan kerja, sehingga tidak bisa menemui massa.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya di Sapeken Cabuli Anak di Bawah Umur

“Hari ini pimpinan dan anggota DPRD sedang tidak ada di kantor, karena saat ini masih ada tugas,” terangnya, singkat.

Karena kecewa tak ditemui Ketua DPRD Sumenep dan jajarannya, dalam waktu dekat SAKu akan menggelar aksi susulan dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi.

“Kami kecewa, karena tidak ditemui oleh pimpinan DPRD di sini. Yang pasti dalam 3×24 jam ke depan, kami akan menggelar aksi lagi,” tandas Basith.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Kelompok Pengolahan dan Pemasaran

Berita

Poklahsar Sumenep Alami Kendala Pemasaran Selama Masa Pandemi
Porseni Tingkat Kabupaten Sumenep 2019

Berita

Saed Ramadan Persembahkan Juara Harapan I Porseni Tingkat Kabupaten, Begini Respon MI Darun Najah II
Pengesahan 144 Warga Baru PSHT Cabagn SUmenep

Berita

Sahkan 144 Warga Baru, PSHT Cabang Sumenep Minta Komitmen Jaga NKRI
Boekit Tinggi

Berita

Peringati HUT V, Ratusan Wisatawan Datangi Wisata Boekit Tinggi
Deklarasi Damai Pilkada Sumenep 2020

Berita

Deklarasi Damai Jelang Pilkada 2020, Polres Sumenep Lakukan Sejumlah Persiapan
Dwitarung Virtual MP Rahmat Hanafi Vs MP Zaidan DR

Berita

Yuk, Nonton Dwitarung Virtual Pecatur Andalan Sumenep melawan Pecatur Andalan Jawa Tengah di Aula Diskominfo
Pendaftaran Bakal Paslon Pilbup Sumenep Tahun 2020

Berita

Berkas Pendaftaran Gus Acing-Mas Kiai Memenuhi Syarat, Tinggal Verifikasi
Halaqah Fiqhul Kufid

Agama

Lakpesdam MWC NU Manding Gelar Halaqah Fiqhul Kufid karya Bupati Sumenep