JAKARTA (Surau.ID) — Carlos Espi mulai mencuri perhatian Jose Mourinho setelah tampil efektif sepanjang pramusim Real Madrid. Penyerang berusia 21 tahun itu mencetak dua gol dari empat penampilan, seluruhnya sebagai pemain pengganti.
Dua gol tersebut membuat Espi menjadi pencetak gol terbanyak Real Madrid selama persiapan menghadapi musim 2026/2027. Menariknya, ia hanya mendapat total 153 menit bermain dalam empat pertandingan.
Efektivitas Espi juga terlihat dari jumlah peluang yang dimilikinya. Ia hanya melepaskan lima tembakan sepanjang pramusim, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Dua tembakan berhasil dikonversi menjadi gol.
Performa itu menjadi perhatian Mourinho yang tengah mencari opsi berbeda untuk posisi penyerang tengah. Gonzalo Garcia sebelumnya diproyeksikan tetap berada di skuad, tapi situasinya berubah setelah Fulham mengajukan tawaran finansial.
Dari sisi karakter permainan, Espi dinilai memiliki profil yang berbeda. Ia mengandalkan kekuatan fisik, kerja keras dalam membantu tim, serta kemampuan memberikan kontribusi tanpa membutuhkan banyak peluang. Karakter tersebut mengingatkan pada peran yang sebelumnya dimainkan Joselu di Real Madrid.
Espi juga mulai beradaptasi dengan lingkungan baru di Valdebebas. Ia membangun hubungan dengan sejumlah pemain, termasuk Joan Martinez yang turut membantunya dalam proses penyesuaian.
Salah satu momen penting terjadi saat Espi mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang Marc Cucurella dalam pertandingan melawan Schalke.
Meski sudah menunjukkan performa positif, Espi belum otomatis menjadi pilihan utama Mourinho. Persaingan di lini depan Real Madrid tetap ketat sehingga setiap kesempatan bermain akan menjadi peluang bagi sang penyerang muda untuk membuktikan kemampuannya.
Dua gol dari hanya lima tembakan setidaknya memberi Espi modal awal untuk mendapatkan kepercayaan dan menit bermain lebih banyak pada awal musim baru.