Home / Berita / Daerah / Hukum dan Kriminal

Senin, 7 Desember 2020 - 00:41 WIB

Diduga Sakit Hati Ajakannya Menikah Ditolak, Pria di Sumenep Culik Anggota PPK

Kantor PPK Batang-Batang, Sumenep, lokasi penculikan Nur Imama (30), anggota PPK Batang-Batang pada Sabtu (5/12/2020). (Foto Humas Polres Sumenep for Surau.ID)

Kantor PPK Batang-Batang, Sumenep, lokasi penculikan Nur Imama (30), anggota PPK Batang-Batang pada Sabtu (5/12/2020). (Foto Humas Polres Sumenep for Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Diduga sakit hati, seorang pria di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menculik anggota PPK Batang-Batang, Sabtu (5/12/2020) lalu.

Wanita muda asal Dusun Gunung Pekol, Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang bernama Nur Imama (30) itu diculik pelaku sambil ditodong dengan pistol.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S menyampaikan, pada Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 09.00 WIB, Sugianto (38), suami korban didatangi oleh Ali Armadi, Ali Wafa, Muslimu dan Masuri ke rumahnya di Desa Banuaju Timur.

Sugianto diberitahu bahwa istrinya, Nur Imama dibawa paksa oleh AT (40) warga Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang sekira pukul 08.30 WIB saat berada di halaman PPK Batang-Batang.

Baca Juga :  Curi 3 Ekor Kambing, Pria di Sumenep Diseret ke Kantor Polisi

“Para petugas PPK itu memberitahukan bahwa korban Nur Imama secara tiba-tib didatangi AT, menarik tangan korban dan membawanya pergi sambil mengancam dengan menggunakan senjata api (Pistol),” ujarnya, Ahad (6/12/2020) malam.

Menurut keterangan Ali Armadi dan Ali Wafa selaku saksi, korban dibawa menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver ke arah barat dari kantor PPK Batang-Batang.

Sehingga pasca mendapat informasi dari rekan kerja istrinya itu, Sugianto bersama masyarakat langsung melakukan pencarian mobil dengan ciri-ciri tersebut.

Kemudian sekira pukul 10.00 WIB, mobil yang digunakan oleh pelaku untuk menculik korban berhasil dihentikan oleh Lamri dengan cara menghadang di Jalan PUD Desa Dapenda.

Baca Juga :  Gerakan Pemuda KOMPAK Dapat Restu K. Ali Tsabit Habibi

“Saat dihentikan korban Nur Imama diturunkan di jalan tersebut. Namun, AT lari meninggalkan Nur Imama dan Lamri ke arah timur dengan mobilnya,” jelas AKP Widiarti.

Diduga AT menculik Nur Imama lantaran sakit hati terhadap korban. Sebab, antara Nur Imama dan pelaku pernah menjalin hubungan asmara sebelum akhirnya korban rujuk lagi dengan mantan suaminya.

“Terlapor mengajak untuk menikah, namun waktu itu korban Nur Imama tidak mau dan akan rujuk kembali dengan mantan suaminya (Sugianto),” pungkas AKP Widi.

Pewarta: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Kasus Narkotika

Berita

Pemuda Sumenep Ini Diringkus Polisi tengah Pilah-pilih Narkoba
Pendaftaran Bakal Paslon Pilbup Sumenep Tahun 2020

Berita

Bakal Paslon Gus Acing-Mas Kiai Berangkat Mendaftar ke KPU Sumenep dari Posko Koalisi
Komunitas Gores

Berita

Lakukan Kegiatan Sosial, Komunitas Gores Minta Pemerintah Dukung Aksinya
Sidang Kades Longos

Berita

Sidang Lanjutan Kades Longos di PN Sumenep Didatangi Ratusan Warga, Ada Apa?
Kecelakaan

Berita

Kecelakaan Maut Renggut Nyawa Pengendara Sepeda Motor di Sumenep
Foto: Halaman Depan SMAN I Batuan (ulum/surau.id)

Berita

Tuduh Gurunya Punya Ilmu Hitam, Dua Siswi SMA di Keluarkan
Ansor Care Duafa

Berita

PAC GP Ansor Manding Beri Bantuan Kamar Mandi untuk Duafa
Promo HP

Berita

September Gembira! Ujung Timur Cell Sumenep Tawarkan Promo dan Cash Back