JAKARTA (Surau.ID) — Keputusan Alexander Sorloth yang tidak mengoper bola kepada Erling Haaland dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Striker Norwegia itu akhirnya menjelaskan alasan di balik momen yang terjadi saat timnya kalah 1-2 dari Inggris di Stadion Hard Rock, Minggu, (12/7/2026), dini hari WIB.
Norwegia harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Inggris melalui babak perpanjangan waktu. Kekalahan tersebut sekaligus menggagalkan ambisi tim asuhan Stale Solbakken untuk melaju ke semifinal.
Norwegia sempat unggul lebih dulu pada menit ke-36 lewat gol Andreas Schjelderup. Menjelang turun minum, tim berjuluk Løvene memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui skema serangan balik.
Pada menit ke-43, Sorloth membawa bola dalam situasi dua lawan satu bersama Haaland menghadapi bek Inggris, John Stones. Namun, alih-alih mengirim umpan kepada Haaland yang berada di posisi terbuka, Sorloth memilih mencari ruang tembak. Kesempatan itu akhirnya hilang setelah pemain Inggris lainnya datang menutup ruang.
Sorloth menegaskan bahwa sejak awal ia berniat memberikan umpan kepada Haaland. Tetapi, menurutnya jalur operan tertutup sehingga ia memilih menyelesaikan peluang sendiri.
“Saya mengontrol bola sekali dan menengadah, lalu saya melihat Stones memblokir jalur umpan. Kemudian saya mengontrol bola lagi, dan itu sungguh disayangkan. Saya menunggu dia bergerak alih-alih saya yang memaksanya bergerak,” ujar Sorloth, dikutip dari Goal.
“Satu-satunya hal yang saya inginkan dalam situasi itu adalah mengoper bola ke Erling. Lalu, rasanya mengumpan tidak memungkinkan, dan kemudian saya memutuskan untuk menembak,” ia menambahkan.
Beberapa saat setelah peluang tersebut terbuang, Inggris berhasil menyamakan kedudukan melalui Jude Bellingham sebelum babak pertama berakhir.
Pertandingan kemudian berlanjut hingga perpanjangan waktu, dan Bellingham kembali mencetak gol untuk memastikan kemenangan 2-1 sekaligus membawa Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.