Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Kamis, 24 September 2020 - 12:56 WIB

FAMS Tuding Pemerintah Tidak Perhatikan Nasib Petani

Aksi FAMS di depan Kantor DPRD Sumenep, Kamis (24/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Aksi FAMS di depan Kantor DPRD Sumenep, Kamis (24/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Hari Tani Nasional 2020 yang jatuh pada tanggal 24 September hari ini diwarnai aksi dari Forum Aliansi Mahasiswa Sumenep (FAMS).

Puluhan mahasiswa itu melakukan aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Kamis (24/09/2020) pagi.

Aksi yang dilakukan pada pukul 10.00 WIB tersebut menyerukan supaya pemerintah lebih memperhatikan nasib para petani.

Korlap FAMS, Agus Wahyudi menyampaikan, aksi demo oleh para mahasiswa itu untuk mendesak DPRD Sumenep supaya lebih memperhatikan nasib petani.

Baca Juga :  Uniba Madura Gelar Pelatihan Desa, Pemkab Sumenep Jadi Fasilitator

“Perampasan dan monopoli tanah yang massif di pedesaan membuat kaum tani kehilangan produksi maupun tanahnya,” ungkapnya, Kamis (24/09/2020).

Dalam aksinya, FAMS melemparkan sejumlah tuntutan. Di antaranya meminta dijalankan reformasi agraria sejati dan bangun industrialisasi Nasional, dan menolak segala bentuk reformasi agraria palsu rezim Jokowi.

Mereka juga meminta hentikan proyek pembangunan strategis Nasional yang menyengsarakan rakyat, dan menuntut ada wujud kedaulatan pangan bagi rakyat.

Selain itu, massa Fams juga meminta pemerintah menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap rakyat yang berujung pencederaan atas hak atas demokratisnya.

Baca Juga :  Seorang PNS Diringkus Polsek Raas atas Penyalahgunaan Narkoba

“Stabilkan seluruh harga komoditas petani dan berikan subsidi serta wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis dan mengabdi kepada rakyat,” ujar Agus.

Sayangnya, aksi FAMS tersebut tidak direspon, bahkan tidak ditemui oleh satupun anggota DPRD Sumenep.

“Kami tidak butuh tanggapan dari DPRD, karena mereka hanya bisa saling menyalahkan dengan pihak eksekutif. Sepertinya mereka tidak mau memperhatikan nasib rakyat jelata,” pungkas Agus.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Berita

Pesta Miras, Empat Orang Pemuda Sumenep Diringkus Polisi
Operasi Zebra Semeru 2020

Berita

Abang Becak Tertib Bermasker, Kapolres Sumenep Beri Apresiasi Berupa Sembako
Imroatun Jamilah

Berita

Mahasiswi IAIN Madura Ini Raih Juara 1 MTQ Tingkat Internasional di Pakistan
LPM Retorika

Berita

Ketua STKIP PGRI Sumenep Lantik Pengurus LPM Retorika Periode 2020-2021
PGIN Sumenep

Berita

PGIN Sumenep Dukung Salah Satu Calon Bupati Gunakan Kop Surat Kemenag, Kasi Penma: Jangan Bawa Instansi Kami
Pilbup Sumenep 2020

Berita

PPS Desa Badur Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPHP Pilbup Sumenep 2020
Surat Penolakan UU Omnibus Law

Berita

Pasca Demo, DPRD Sumenep Layangkan Surat Penolakan Mahasiswa Terhadap UU Omnibus Law
Hari Jadi Sumenep Ke-751

Berita

Peringati Hari Jadi Sumenep Ke-751, Bupati Busyro Ajak Masyarakat Kuatkan Kebersamaan Melawan Covid-19