Home / Berita / Daerah / Pendidikan

Selasa, 1 Desember 2020 - 12:48 WIB

Guru Honorer Swasta Hanya Dapat Insentif Rp 250 Ribu Perbulan, Kemenag Sumenep Ngaku Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa

Kasi Penma Kemenag Sumenep, Mohammad Tawil didampingi dan Plt-nya, Zainurrosi. (Foto Ulum/Surau.ID)

Kasi Penma Kemenag Sumenep, Mohammad Tawil didampingi dan Plt-nya, Zainurrosi. (Foto Ulum/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Nasib 4.000 guru honorer swasta non sertifikasi yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga saat ini sangat memprihatinkan, karena hanya mendapat insentif sebesar Rp 250 ribu selama satu bulan.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Sumenep, Mohammad Tawil melalui Plt Kasi Penma, Zainurrosi membenarkan, bagi guru swasta yang non sertifikasi memang ada tunjangan insentif.

Baca Juga :  PGIN Sumenep Dukung Salah Satu Calon Bupati Gunakan Kop Surat Kemenag, Kasi Penma: Jangan Bawa Instansi Kami

“Tunjangan tersebut diberikan setiap bulan sebesar Rp 250 ribu. Kami tidak bisa mengubah ketentuan yang ada, sebab sudah ada Juknisnya,” ujarnya, Selasa (1/12/2020).

Untuk sekarang, pihak Kemenag Sumenep tidak ada program dalam meningkatkan kesejahteraan guru honorer swasta. Mereka masih harus menunggu selama lima tahun mengajar untuk dapat sertifikasi.

“Jadi, tidak serta merta guru honorer swasta itu langsung sertifikasi,” imbuh Zainurrosi.

Baca Juga :  FAMS Tuding Pemerintah Tidak Perhatikan Nasib Petani

Karena itulah, pihaknya kembali menegaskan bahwa sementara upaya yang dilakukan oleh Kemanag Sumenep untuk guru honorer swasta sebatas tunjangan insentif saja perbulannya hanya Rp 250 ribu.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena sudah ada ketetapan Juknisnya, tidak mungkin ada penambahan atau menaikkan uang insentif tersebut,” pungkas Zainurrosi.

Pewarta: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Diskusi Politik

Berita

Darul Hasyim Fath: Tradisi Intelektual Penting Dijaga
PAC IPNU-IPPNU Dungkek

Berita

PAC IPNU-IPPNU Dungkek Gelar Evaluasi bersama Pembina
Ansor Care Duafa

Berita

PAC GP Ansor Manding Beri Bantuan Kamar Mandi untuk Duafa
Dongeng Keliling

Berita

Besok, Dongeng Keliling Ke-16 Rumah Cerita OKARA di Yayasan Nurul Jadid
BPPKAD Sumenep

Berita

PAD Sumenep Tahun 2020 Masih Belum Mencapai Target
Dwitarung Virtual MP Rahmat Hanafi Vs MP Zaidan DR

Berita

Yuk, Nonton Dwitarung Virtual Pecatur Andalan Sumenep melawan Pecatur Andalan Jawa Tengah di Aula Diskominfo
Seleksi Kompetensi Bidang

Berita

Hadapi Tes CPNS SKB, BKPSDM Sumenep Persiapkan Protokol Kesehatan
Pembuangan Bayi

Berita

Terungkap, Ini Kronologi dan Motif Pembuangan Bayi Belakang Puskesmas Gapura