JAKARTA (Surau.ID) — Timnas Indonesia masih harus bekerja keras untuk menjaga peluang di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda akan menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis, (1/10/2026), pukul 19.30 WIB.
Indonesia saat ini menempati posisi kedua klasemen Grup A dengan empat poin. Perolehan tersebut sama dengan Malaysia yang berada di posisi pertama, tapi Indonesia kalah dalam posisi klasemen berdasarkan selisih gol.
Situasi itu membuat pertandingan melawan Bangladesh menjadi laga penting bagi Indonesia. Sebelumnya, Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 ketika menghadapi Malaysia di SUGBK, Senin, (28/9/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama setelah Thom Haye menerima kartu merah. Meski begitu, Skuad Garuda mampu mempertahankan skor 0-0 hingga pertandingan berakhir.
Justin Hubner menegaskan bahwa perjalanan Indonesia di turnamen tersebut belum berakhir. Ia meminta rekan-rekannya tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya.
“Perjalanan ini belum selesai,” kata Hubner, dikutip dari situs FIFA.
“Belum ada yang diputuskan dan kami fokus pada pertandingan berikutnya serta mengalahkan Bangladesh,” sambungnya.
Indonesia memiliki catatan pertemuan yang lebih baik saat menghadapi Bangladesh. Dari tujuh pertemuan, Indonesia meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Dari perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 sejauh ini, Bangladesh belum mencetak gol dan sudah kebobolan empat kali. Indonesia juga belum kebobolan, namun baru mengoleksi dua gol. Laga di SUGBK akan menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menentukan hasil akhir mereka di Grup A.