Home / Artikel / Kesehatan / Tips

Rabu, 6 Februari 2019 - 09:52 WIB

Kalau Sedang Stres, Kenapa Saya Sering Sembelit ?

Foto (Istimewa)

Foto (Istimewa)

 

Surau.ID – Saat konstipasi alias sembelit terjadi, banyak orang yang merasa uring-uringan dan tidak nyaman tentunya. Ya, biasanya, penyebab sembelit berasal dari pola makan yang salah, kurang istirahat, kurang minum, atau karena faktor kehamilan. Namun terkadang, Anda mungkin masih saja mengalami sembelit, padahal sudah cukup istirahat dan tidak makan yang aneh-aneh. Bisa jadi, ini karena Anda sedang stres. Memangnya, apa hubungannya stres dan sembelit? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.
Stres bisa jadi penyebab sembelit
Sembelit adalah kondisi ketika pergerakan usus cenderung melambat sehingga membuat Anda sulit buang air besar dalam waktu yang lama. Menurut WebMD, seseorang dikatakan mengalami sembelit jika frekuensi buang air besar kurang dari 3 kali seminggu. Meskipun memang, kondisinya bisa berbeda-beda pada setiap orang.
Penyebab sembelit ini umumnya karena kurang konsumsi makanan berserat, kurang minum, atau kondisi kehamilan. Namun, kalau Anda sudah menjaga pola makan dan cukup istirahat tapi masih saja sembelit, bisa jadi Anda sedang stres.
Coba ingat-ingat lagi, apakah akhir-akhir ini Anda sedang dirundung masalah yang membebani pikiran? Entah itu karena dikejar deadline, menghadapi ujian, atau mungkin habis bertengkar dengan pasangan? Nah, kalau ya, maka bisa jadi inilah penyebab sembelit yang Anda alami.
Sebagian besar sistem organ tubuh Anda terhubung langsung dengan otak, termasuk juga sistem pencernaan. Ini artinya, ketika otak sedang stres atau tertekan, maka efeknya bisa menjalar ke sistem pencernaan. Mulai dari sakit perut hingga sembelit.
Stres dan cemas berlebihan akan merangsang produksi hormon serotonin dalam tubuh. Dalam jumlah yang normal, hormon serotonin ini sebetulnya berfungsi untuk meningkatkan kontraksi otot-otot usus halus pada sistem pencernaan. Dengan begitu, makanan yang ada di usus halus akan cepat bergerak dan berpindah ke usus besar.
Namun apabila hormon serotonin diproduksi secara berlebihan, hal ini justru dapat memicu kejang perut. Jika kejang perut terjadi di seluruh bagian usus besar, maka proses pencernaan terjadi lebih cepat dan menimbulkan diare. Sementara jika kejang perut terjadi pada salah satu bagian usus besar, proses pencernaan makanan akan terhenti dan memicu sembelit.
Terlebih, stres membuat Anda jadi sulit mengendalikan nafsu makan. Mungkin Anda terbiasa makan makanan sehat, tapi ketika sedang stres, Anda beralih untuk makan apa saja yang bisa meningkatkan mood. Entah itu es krim, gorengan, burger, dan sebagainya.
Meski dapat memperbaiki suasana hati yang kacau, jenis makanan tersebut justru bisa menyebabkan sembelit dan memperparah gejalanya. (hellosehat.com)

Baca Juga :  Memahami Makna Komitmen dan Pacaran

 

Share :

Baca Juga

Berdebar-debar Menunggu Istri Melahirkan, Yuk Para Suami Baca Amalan dan Doa Ini

Amalan

Berdebar-debar Menunggu Istri Melahirkan, Yuk Para Suami Baca Amalan dan Doa Ini

Artikel

Minum Es Kopi Lebih Menyehatkan Daripada Kopi Panas, Benarkah??

Artikel

Pentingnya Pendidikan Moral pada Dunia Pendidikan “Zaman Now”
Minyak Paling Diminati Perempuan

Artikel

Untuk Masalah Kewanitaan, Tiga Minyak Ini Paling Diminati Perempuan

Artikel

Bahasa dan Sastra Madura: Upaya Menumbuhkan Karakter Berbasis Kearifan Lokal

Artikel

Ini yang Perlu Anda Ketahui Tentang Alergi Makanan
Waktunya Move On

Artikel

Move On Itu, Gampang
Terminal Arya Wiraraja

Berita

Terminal Arya Wiraraja Sumenep Izinkan Penumpang Pergi ke Luar Kota Tanpa SIKM