SURABAYA (Surau.ID) – Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mendorong lulusan perguruan tinggi untuk siap menghadapi perubahan global berkelanjutan pada Wisuda Universitas Dr. Soetomo di Surabaya, Minggu (6/9).
Pencapaian gelar akademik diharapkan menjadi modal utama dalam membangun kompetensi nyata serta melahirkan berbagai inovasi guna menjawab tantangan perkembangan teknologi masa depan.
Bonus demografi dan dinamika global perlu direspons dengan peningkatan produktivitas generasi muda agar tidak terus bergantung pada pemanfaatan sumber daya alam semata.
Penguatan Peran Perguruan Tinggi Swasta
Perguruan Tinggi Swasta memiliki peran yang sangat strategis sebagai pusat riset, pengetahuan, dan inovasi nasional untuk memperkuat daya saing talenta Indonesia.
Sinergi antara akademisi dan industri menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.
Langkah Adaptif Menuju Indonesia Maju 2045
Kesiapan menghadapi transformasi digital dan kecerdasan artifisial menjadi kunci penting bagi para wisudawan dalam menciptakan lapangan kerja baru di tengah masyarakat.
“Gelar akademik harus memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat, bukan sekadar kualifikasi formal demi status,” ujar Sesjen Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco.
Semangat belajar tanpa henti serta keahlian adaptif akan menjadi bekal berharga bagi generasi muda untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.