SURABAYA (Surau.ID) – Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim, menekankan pentingnya kerja nyata dan kedisiplinan demi mencetak generasi unggul pada Retreat Yayasan Khadijah Surabaya, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan bertema Menjaga Amanah, Meneguhkan Jati Diri Sekolah Juara untuk Khadijah 2035 tersebut diikuti oleh pengurus yayasan, pimpinan unit sekolah, guru, serta seluruh staf karyawan.
Dalam orasinya, Kiai Asep mendorong seluruh elemen Khadijah berani membangun visi besar guna membawa lembaga menuju tingkat nasional hingga bertaraf internasional.
Pentingnya Kiprah dan Modal Sejarah Lembaga
Kiai Asep menegaskan bahwa keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak lahir secara instan, melainkan memerlukan proses panjang, konsistensi, keikhlasan, serta kerja keras bersama seluruh pihak.
Taman Pendidikan Khadijah dinilai memiliki potensi besar serta modal sejarah yang kuat untuk merealisasikan rencana pengembangan, termasuk menghadirkan perguruan tinggi berkelas dunia.
Peran Strategis Guru dan Fondasi Kesuksesan
Proses pembentukan generasi unggul harus menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan penguatan spiritualitas, kedisiplinan, akhlak, serta penerapan nilai-nilai dalam kitab Ta’limul Muta’allim.
“Keberhasilan itu wujud dari kiprah nyata, bukan sekadar kata-kata. Mari kita konkretkan dan perjuangkan cita-cita ini bersama-sama,” ujar KH Asep Saifuddin Chalim, Pengasuh PP Amanatul Ummah.
Melalui sinergi seluruh elemen, Yayasan Khadijah optimistis mampu melahirkan lulusan berkarakter, bermoral tinggi, serta siap bersaing di kancah global.