MALANG (Surau.ID) – Suasana haru menyelimuti Wisuda Tahfizh PPTQ Nurul Furqon Kota Malang setelah 104 santri berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz secara bil ghoib, Minggu (06/09/2026).
Rangkaian wisuda yang digelar dua tahun sekali ini berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (04/09/2026). Acara diikuti oleh 25 wisudawan serta 79 wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas ketekunan para santri dalam menjaga komitmen hafalan. Kehadiran wali santri dan warga sekitar semakin menambah kekhidmatan puncak prosesi wisuda.
Rangkaian Ujian Dan Tasyakuran Santri
Proses menuju wisuda diawali dengan ujian tasmi’ atau pembacaan Al-Qur’an 30 juz tanpa melihat mushaf sejak 24 Juli 2026. Tahapan dilanjutkan dengan agenda tasyakuran santri dan warga.
Kegiatan ini merupakan gabungan Wisuda Tahfizh PPTQ Raudatusholihin ke-XI dan PPTQ Nurul Furqon ke-XIV. Seluruh prosesi dirancang untuk memberikan kenangan mendalam bagi para penghafal Al-Qur’an.
Istiqamah Merawat Dan Menjaga Hafalan
Para alumni tahfizh diingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari komitmen seumur hidup. Menjaga konsistensi membaca Al-Qur’an menjadi kewajiban utama yang harus dirawat setiap hari.
“Rumaten Qur’anmu, mengko bakal dirumat Al-Qur’an (Jagalah Al-Qur’anmu, nanti kamu akan dijaga Al-Qur’an). Jangan berpikir besok jadi apa, yang penting ngaji saja,” ujar K.H. Abah Chusaini Al-Hafizh, Pengasuh Yayasan Al-Chusaini.
Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus istiqamah mendalami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.