Home / Berita / Daerah

Rabu, 9 Januari 2019 - 15:26 WIB

Kutuk Aksi ‘Premanisme’ Wartawan di Pamekasan, Jurnalis Sumenep Gelar Aksi Solidaritas

Aksi solidaritas Jurnalis Sumenep terhadap kekerasan yang menimpa wartawan di Pamekasan. (Foto Ist/Surau.id)

Aksi solidaritas Jurnalis Sumenep terhadap kekerasan yang menimpa wartawan di Pamekasan. (Foto Ist/Surau.id)

Surau.id, Sumenep – Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS) merespon kekerasan yang terjadi kepada Jurnalis Media Online di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Mereka menggelar aksi solidaritas di depan Taman Adipura, Rabu (09/01/2019).

Aksi tersebut dilakukan dengan meletakaan kartu pers di tanah sebagai bentuk protes terhadap terjadinya premanisme pada jurnalis. Mereka juga membawa sejumlah poster berisi kutukan di antaranya, ‘Stop kekerasan terhadap jurnalis’, ‘Jangan Pernah ada Kekerasan terhadap Jurnalis’, dan ‘Usut Tuntas Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis’.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Kronologi dan Motif Pembuangan Bayi Belakang Puskesmas Gapura

Ketua Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS), Ahmadi Muni menyebut kekerasan dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan terhadap penegak pilar demokrasi keempat di Indonesia.

“Jika memang ada keberatan tentang karya tulis sudah diatur dalam UU No 40 Tahun 1999. Di dalamnya ada hak koreksi dan hak jawab,” ungkapnya.

Pemilik salau satu media online di Sumenep itu menegaskan, jurnalis bukan penjahat, apalagi teroris. Para kuli tinta, kata dia, adalah penyaji informasi.

Baca Juga :  Semangat Baru SMA PGRI Sumenep

“Termasuk memberikan edukasi terhadap masyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sebuah penganiayaan diduga telah terjadi terhadap salah satu wartawan media online (MEMO Online) di Pamekasan. Kekerasan diduga dilakukan oleh oknum salah satu Ketua Pokmas (kelompok masyarakat) di Desa Plakpak, Kecamatan Pagentanan, Kabupaten Pamekasan pada Senin (07/01/2019).

Pimpinan Redaksi MEMO Online telah melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Pamekasan. Harapannya, penegak hukum untuk segera mengusut kasus tersebut, sehingga ke depan siapapun tidak gampang main hakim sendiri. (rls/rh/rk)

Share :

Baca Juga

Rumah Ibunda Mahfud MD

Berita

Pasca Digeruduk Massa, Banser Jaga Rumah Mahfud MD di Pamekasan
Syekh Ali Jaber

Berita

Syekh Ali Jaber Wafat, Ustadz Yusuf Mansur Minta Masyarakat Laksanakan Salat Ghaib
Pembuangan Bayi

Berita

Terungkap, Ini Kronologi dan Motif Pembuangan Bayi Belakang Puskesmas Gapura
Halaqah Fiqhul Kufid

Agama

Lakpesdam MWC NU Manding Gelar Halaqah Fiqhul Kufid karya Bupati Sumenep
Bhuju' Pongkeng

Berita

Bhuju’ Pongkeng, Wisata Religi Sumenep Diyakini Mempermudah Jodoh dan Rezeki
Kecelakaan

Berita

Bus AKAS Hantam Pemotor, 1 Orang Tewas

Berita

Peringati HUT PGRI Ke-75 Dan HGN 2020, K3S Bersama Pengurus PGRI Kecamatan Dungkek Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa

Berita

Tingkatkan Kinerja Anggota, MMS adakan Assesment Bersama Bakesbangpol