BANYUANYAR (Surau.ID) – Lora Berkhidmat ’tuk Probolinggo (LBP) bersama puluhan warga Desa Gununggeni menggelar aksi gotong royong membersihkan area pemakaman umum desa pada Minggu (10/05/2026). Kegiatan bertajuk “Giat Bersih” itu dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan menyasar rumput liar, dahan pohon, hingga saluran air di sekitar makam.
Warga tampak membawa peralatan masing-masing seperti cangkul, sabit, dan mesin pemotong rumput. Mereka bahu-membahu membersihkan area pemakaman yang sebelumnya dipenuhi semak belukar sekaligus merapikan sejumlah nisan yang tidak tertata.
Kegiatan ini diinisiasi LBP sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan desa. Selain itu, aksi bersih-bersih makam juga dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.
Koordinator LBP Gununggeni menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar agenda kebersihan lingkungan. Menurut dia, aksi gotong royong juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Ini adalah cara kita mempererat tali silaturahmi antarwarga. Sambil bekerja, kita bisa saling mengobrol dan memperkuat kerukunan,” ujarnya di sela kegiatan.
Kegiatan itu turut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Gununggeni, Puryadi. Ia hadir langsung memantau jalannya kegiatan dan ikut membersihkan area pemakaman bersama warga.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif LBP dan kekompakan warga. Lingkungan makam yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi peziarah, tetapi juga menghilangkan kesan angker dan menjaga kesehatan lingkungan desa kita,” tuturnya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ketua RT setempat, Saiful, mengatakan area makam yang bersih membuat warga lebih nyaman saat berziarah.
“Kalau makamnya sudah bersih begini, warga yang ingin mengunjungi makam keluarga lebih enak dan tidak terganggu rumput tinggi. Selain itu untuk menjaga dari risiko adanya hewan melata seperti ular dan kalajengking,” katanya.
Kegiatan gotong royong itu ditutup dengan makan siang bersama secara sederhana di sekitar area makam. Suasana kebersamaan warga pun terlihat semakin hangat usai kegiatan berlangsung.