Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Senin, 21 September 2020 - 13:37 WIB

Lemparkan Sejumlah Tuntutan, Kompak Minta Ketua KPU Sumenep Mundur

Aksi demonstrasi Kompak di depan Kantor KPU Sumenep, Senin (21/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Aksi demonstrasi Kompak di depan Kantor KPU Sumenep, Senin (21/09/2020). (Foto Ulum/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Komunitas Pemuda Anti Korupsi (Kompak) melemparkan sejumlah tuntutan kepada KPU Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (21/09/2020).

Mereka menggelar aksi di depan Kantor KPU Sumenep sejak pukul 10.00 WIB sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap tahapan-tahapan penyelenggararaan Pilbup Sumenep Tahun 2020.

Kompak mengklaim ada banyak temuan pelanggaran yang dilakukan oleh KPU, PPK, PPS dan PPDP dalam tahapan Pilkada yang tidak sesuai dengan koridor semestinya.

“Ada sesuatu yang janggal dan cacat dalam proses penyelenggaraan Pilkada Sumenep. Hasil data yang kami peroleh sungguh diluar logika,” ujar Ketua Umum Kompak, Imam Hanafi, Senin (21/09/2020).

Baca Juga :  KONI Sumenep Gelar Musorkab Vll untuk Pemilihan Ketua Baru

Salah satu bukti pelanggaran tersebut adalah temuan pungli. Imam Hanafi menyebut petugas PPDP yang bekerja di bawah, turun langsung, masih dilakukan pemotongan biaya materai.

“Hanya 3 materai dilakukan (pemotongan) sampai Rp 50 ribu, bukankah harga seharusnya hanya Rp 18 ribu saja. Ini sudah merupakan contoh kecil pungli, dilakukan pemotongan. Kejadian ini di salah satu Desa di Kecamatan Guluk-Guluk,” terangnya.

Baca Juga :  Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, HMI Sumenep Demo Gedung DPR

Dalam aksinya, Kompak melontarkan beberapa tuntutan ke KPU Sumenep. Di antaranya, KPU harus melakukan pencoklitan ulang, menindak tegas pelaku PPDP, dan menindak tegas pungutan liar yang dilakukan PPS kepada PPDP.

Selain itu, Kompak juga meminta KPU menindak tegas pelanggaran PPS dalam perekrutan staf, dan menuntut Ketua KPU Sumenep, A. Warits mundur, karena melanggar surat edaran KPU RI.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

BPWS Dibubarkan

Berita

Presiden Bubarkan BPWS, Said Abdullah: Madura Lebih Membutuhkan Pemberdayaan Ekonomi dan Penguatan UMKM

Berita

Suami Di Lapas, IRT Di Sumenep Jadi Bandar Narkoba
Santunan Anak Yatim

Berita

H. Sami’oeddin Santuni Anak Yatim, Begini Tujuan Anggota DPRD Sumenep Dapil V Itu
Pembuangan Bayi

Berita

Terungkap, Ini Kronologi dan Motif Pembuangan Bayi Belakang Puskesmas Gapura

Berita

KH. Asep Syaifuddin Chalim Motivasi Pergunu Sumenep Meningkatkan Mutu Pendidikan
Tenggelam di Sungai

Berita

Perempuan Muda di Sumenep Nekat Terjun ke Sungai
Narkoba

Berita

Bupati Sumenep Minta Seleksi CPNS Harus Ada Keterangan Bebas Narkoba
DPD IMM Jawa Timur

Berita

DPD IMM Jawa Timur Silaturahmi dengan Bupati Baddrut Tamam