JAKARTA (Surau.ID) — Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menilai kerja sama tim menjadi kunci untuk meredam ancaman Lamine Yamal saat menghadapi Barcelona pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027. Kedua tim dijadwalkan bertanding di Parc des Princes, Rabu, (21/10/2026), dini hari WIB.
PSG dan Barcelona sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan awal. Kedua klub juga menunjukkan produktivitas tinggi di lini serang, sehingga pertemuan ini diprediksi menjadi ujian bagi lini pertahanan masing-masing tim.
Yamal menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai PSG. Pemain muda Barcelona itu telah mencatatkan sembilan gol dan 10 assist dalam 11 penampilan di seluruh kompetisi musim ini.
Enrique menegaskan, salah satu cara untuk membatasi pengaruh Yamal adalah dengan mengurangi kesempatan Barcelona menguasai bola. Namun, ia menyadari strategi tersebut tidak mudah diterapkan ketika menghadapi tim dengan kualitas seperti Barcelona.
“Cara terbaik untuk menghentikan Lamine Yamal adalah menjauhkan bola dari Barcelona,” kata Enrique, dikutip dari ESPN.
Menurutnya, ketika Yamal tidak mendapatkan suplai bola, ancaman yang ditimbulkannya dapat berkurang. Meski demikian, pelatih PSG itu mengakui bahwa menghadapi Barcelona membutuhkan konsentrasi dan koordinasi pertahanan yang baik.
Enrique juga mengingatkan bahwa Barcelona tidak hanya mengandalkan Yamal. Nama-nama seperti Raphinha dan Pedri turut menjadi ancaman yang harus diperhitungkan PSG.
“Cara bertahan dari tim dengan kualitas seperti mereka adalah tetap waspada dan menghadapinya secara kolektif sebagai tim. Namun, ini bukan hanya soal Lamine. Ada Raphinha, Pedri, dan banyak pemain top lainnya,” lanjutnya.
Dengan demikian, PSG dituntut menjaga organisasi pertahanan dan membatasi aliran bola Barcelona untuk menghadapi kekuatan lini serang tim tamu dalam pertandingan di Parc des Princes.