PACITAN (Surau.ID) – Sebanyak 18 mahasantri semester lima Ma’had Aly At-Tarmasi Pacitan mengikuti tes wawancara Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) RI 2026 pada Kamis (15/10/2026).
Tahapan wawancara yang berlangsung di Perpustakaan Ma’had Aly At-Tarmasi ini merupakan tahapan krusial setelah para peserta berhasil menyisihkan 24 pendaftar pada saringan seleksi administrasi awal.
Hasil uji wawancara tersebut menjadi penentu akhir pengukuhan penerima beasiswa. Penilaian dirancang untuk memetakan kapasitas akademik maupun nonakademik seluruh kandidat calon penerima program Beasiswa Cendekia Baznas.
Pemetaan Potensi dan Standar Seleksi
Proses pendalaman materi dilakukan oleh tiga tim penguji internal. Seleksi ini memetakan beragam keunggulan peserta mulai dari capaian hafalan Al-Qur’an, keaktifan berorganisasi, hingga raihan Indeks Prestasi Kumulatif.
Guna memastikan kuota bantuan pendidikan tepat sasaran, tim pewawancara menerapkan standar penilaian objektif dan terukur. Langkah ini penting untuk menjaring peserta yang memiliki komitmen kontribusi tinggi.
Dampak Positif dan Harapan Pengembangan
Program beasiswa ini diharapkan mampu memberikan dorongan motivasi bagi mahasantri terpilih untuk terus meningkatkan prestasi serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan kampus maupun masyarakat.
“Kami berharap para penerima beasiswa nanti memiliki semangat yang lebih dibanding mahasantri lain, yang tentu punya dampak nyata,” ujar Zanuar Mubin, Mentor BCB Ma’had Aly At-Tarmasi.
Pengukuhan awardee Beasiswa Cendekia Baznas 2026 mendatang menjadi pijakan penting dalam mencetak generasi mahasantri unggul, berdaya saing tinggi, dan berkarakter mulia di Pacitan.