PROBOLINGGO (Surau.ID) – Yayasan Mambaul Ulum Al Hasyimi menggelar Penampilan Kreativitas Santri dalam rangka memeriahkan Haflatul Imtihan ke-64 di Pondok Pesantren Nurul Hasyimi, Sumberan, Besuk, pada Selasa (23/6/2026), sebagai ajang unjuk bakat santri.
Acara yang dihadiri oleh santri, wali santri, dan masyarakat sekitar ini menjadi wadah strategis bagi lembaga pendidikan untuk menampilkan beragam soft skill serta talenta seni yang dimiliki oleh para peserta didik.
Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremoni perayaan semata, melainkan bukti nyata hasil pembinaan karakter dan kreativitas yang intensif selama para santri menimba ilmu di lingkungan pondok pesantren yang kental dengan nilai religius.
Panggung Haflatul Imtihan ke-64 dimeriahkan dengan serangkaian penampilan yang memukau para hadirin. Suasana diawali dengan ketegasan dan penghayatan mendalam para santri saat membawakan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), yang kemudian disambung dengan lantunan ayat suci Tilawatil Qur’an yang menyejukkan hati.
Tidak hanya itu, harmoni suara yang indah dari paduan suara santri berhasil membius para penonton. Puncak keceriaan pun pecah saat murid-murid PAUD tampil membawakan tari-tarian tradisional dengan gaya mereka yang menggemaskan, sekaligus menutup rangkaian unjuk bakat dengan penuh kesan yang mendalam.
Penyelenggaraan acara ini menjadi langkah penting bagi yayasan untuk memberikan panggung kepada santri dalam mengekspresikan diri di luar kemampuan akademik. Selain sebagai ajang unjuk bakat, kegiatan ini mempererat silaturahmi antara pesantren dan masyarakat.
“Penampilan ini merupakan bukti nyata pengembangan bakat yang kami dorong di luar pembelajaran formal untuk membentuk karakter santri yang percaya diri,” ujar perwakilan pihak Yayasan.
Perayaan ke-64 ini memberikan kesan mendalam bagi keluarga besar pesantren, sekaligus menjadi motivasi bagi santri untuk terus mengasah kreativitas mereka. Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga pada pemberdayaan potensi seni dan budaya.
Hal tersebut sangat bermanfaat bagi pembentukan kepribadian santri yang kreatif, religius, serta kompetitif dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang dengan cepat di masa depan.