Home / Daerah / Hukum dan Kriminal

Kamis, 29 April 2021 - 13:20 WIB

Merasa Dendam, Ibu Muda di Sumenep Tega Bunuh Balita Yatim Berumur Empat Tahun

SL, pelaku pembunahan SI (4) saat Konferensi Pers di Mapolres Sumenep, Kamis (29/04/2021). (Foto IST/SURAU.id)

SL, pelaku pembunahan SI (4) saat Konferensi Pers di Mapolres Sumenep, Kamis (29/04/2021). (Foto IST/SURAU.id)

Sumenep, SURAU.id – Setelah dilakukan penyelidikan sekitar satu minggu, pelaku pembunuhan sadis terhadap balita yatim, Selfi Nor Indasari (4), warga Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep, akhirnya ditangkap pihak kepolisian pada Rabu (28/04/2021).

Tersangka berinisialĀ SL. Ibu muda warga Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten itu diamankan polisi lantaran terbukti telah melakukan pembunahan terhadap Selfi Nor Indasari (SI) yang satu desa dengannya.

“Pembunuhan tersebut dilatarbelakangi karena tersangka SL merasa dendam dan sakit hati kepada suami tersangka pernah berselingkuh dengan ibu korban,” papar AKBP Darman saat Konferensi Pers di Mapolres Sumenep, Kamis (29/04/2021).

Kapolres Sumenep tersebut menjelaskan, kronologi pembunuhan SI diawali saat tersangka melihat korban sedang membasuh tangan di kamar mandi milik Karimah. Kemudian tersangka mendekati dan merangkul tubuh SI sambil melepas kalung, gelang dan anting yang dipakai korban.

Baca Juga :  Dalam Sebulan, Polres Sumenep Berhasil Ungkap 17 Kasus Narkoba

Selanjutnya, tersangka mengajak korban untuk ikut ke rumahnya. Setelah korban berada di dalam kamar, tersangka mengambil kerudung hitam dan diikatkan pada mata korban. Kemudian tersangka mengambil sebuah karung warna putih bekas pakan ayan di depan rumahnya untuk memasukkan korban kedalam karung.

“Korban sempat bergerak dan bilang ‘mama’ seperti akan menangis, namun tidak dihiraukan oleh tersangka,” ujar Darman.

Kemudian tersangka membawa karung yang berisi korban tersebut keluar rumah dengan cara diletakkan di depan jok sepeda motor metik warna hitam kombinasi kuning. Tersangka membawa korban ke arah barat dan berhenti di pinggir Jalan Raya Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah.

Sesampainya di lokasi, karung yang berisi korban di angkat pelan-pelan, kemudian dibuang ke dalam sumur tua di pinggir pantai Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten.

Baca Juga :  Proyek DD di Desa Grujugan Mangkrak 2 Tahun, Warga Lapor Kejari Sumenep

Dari kejadian tersebut, phak kepolisian Sumenep berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupua 1 unit sepeda motor metik warna hitam kombinasi kuning, perhiasan berbentuk anting dengan berat + Ā½ gram, 1 buah kerudung warna hitam, dan 1 buah kerudung warna biru tosca.

Disita pula 1 buah karung bekas pakan ayam warna putih, 1 buah rok pendek warna kuning,1 buah kaos lengan pendek warna putih, 1 buah kaos singlet warna ungu bertuliskan Hello Kitty, 1 buah celana dalam warna kuning, dan uang Rp 4 juta.

“Akibat perbuatannya tersangka SL dikenakan Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 17 tahun 2016 atas Perubahan UU RI No 35 tahun 2014, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Kapolres Darman.

Pewarta: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Berita

Satu Lagi, Bandar Sabu Asal Pulau Sapeken Di Tangkap Timsus Polres Sumenep
Narkoba

Berita

Begini Cerita Delapan Siswa di Pulau Kangean Diketahui Positif Narkoba
Pemuda Hilang

Berita

Dua Pemuda Sumenep Hilang di Perairan Giligenting, Satu Orang Ditemukan Tak Bernyawa
Dongeng Keliling

Berita

Dongeng Keliling Ke-16 Rumah Cerita OKARA Sukses Menarik Antusiasme Anak-Anak
KOMPAK

Berita

Gerakan Pemuda KOMPAK Dapat Restu K. Ali Tsabit Habibi
Dongeng Keliling

Berita

Besok, Dongeng Keliling Ke-16 Rumah Cerita OKARA di Yayasan Nurul Jadid
Tari Muang Sangkal

Berita

Tari Muang Sangkal, Seni Mengusir Malapetaka dari Sumenep

Berita

Sempat Di Tutup, Program BPUM UMKM Sumenep Kini Buka Kembali Melalui Kantor Kecamatan