JAKARTA (Surau.ID) — Harry Kane berhasil meraih Ballon d’Or 2026 setelah sebelumnya berambisi menyamai pencapaian Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Keinginan itu pernah diungkapkan Kane kepada Jose Mourinho ketika keduanya masih bekerja sama di Tottenham Hotspur, sebagaimana terekam dalam dokumenter All or Nothing: Tottenham Hotspur yang dirilis Amazon Prime Video pada 2020.
Kane dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or dalam acara penganugerahan di London Palladium Theatre, London, Inggris, Selasa, (27/10/2026), dini hari WIB. Penghargaan tersebut melengkapi pencapaiannya setelah tampil produktif bersama Bayern Munich pada musim 2025/2026 dan membantu klub meraih gelar Bundesliga serta DFB Pokal.
Jauh sebelum menerima penghargaan individu bergengsi itu, Kane telah menetapkan target besar dalam kariernya. Saat masih dilatih Mourinho di Tottenham, ia secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk mencapai level yang sama dengan Messi dan Ronaldo.
Dalam dokumenter All or Nothing: Tottenham Hotspur, Kane dan Mourinho terlihat berbincang di kantor sang pelatih. Mourinho lebih dahulu menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan penyerang asal Inggris tersebut.
“Saya melihat kamu latihan kemarin. Saya tidak ragu, kamu adalah seorang pemenang,” kata Mourinho.
Kane kemudian mengungkapkan ambisinya. “Itu tujuan saya. Saya mau selevel dengan Messi dan Ronaldo,” jawabnya.
Mourinho menilai pemain Inggris perlu bekerja lebih keras untuk mendapatkan pengakuan di panggung sepak bola dunia. Menurutnya, meskipun sepak bola Inggris mendapat penghormatan, pemain-pemainnya masih perlu membangun reputasi internasional yang lebih kuat.
“Dunia melihat sepakbola Inggris dengan segala respek. Tapi dunia melihat, ‘bintang film’ sepakbola bukan ada di sini,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan kesiapannya membantu Kane meningkatkan reputasi dan kualitas permainannya.
“Kami harus membangun status kamu dengan benar. Saya sebagai pelatih, hanya sedikit dampaknya. Makanya di sini, saya mau membantu kamu,” tambahnya.
Motivasi Mourinho disebut tidak terbatas pada percakapan dalam dokumenter tersebut. Sejumlah mantan staf pelatih Tottenham pada era kepemimpinannya menilai Kane tampil lebih agresif dan berani mengambil tanggung jawab setelah mendapat dorongan dari sang manajer.
Perkembangan itu turut memperkuat citra Kane sebagai salah satu penyerang elite dunia. Kini, setelah meraih Ballon d’Or 2026, Kane berhasil mewujudkan salah satu ambisi terbesarnya dan menambah daftar pencapaian dalam perjalanan karier profesionalnya.