Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Senin, 7 September 2020 - 12:12 WIB

Pamit Mencari Rumput ke Sawah, Warga Sumenep Ditemukan Tewas dalam Sumur

Proses evakuasi korban dari dalam sumur. (Foto Humas Polres Sumenep/Surau.ID)

Proses evakuasi korban dari dalam sumur. (Foto Humas Polres Sumenep/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Abd. Halim (53) warga Dusun Sorren, Desa Masaran, Kecamatan Bluto, Sumenep, yang pamit mencari rumput untuk pakan ternaknya tak disangka ditemukan tewas dalam sumur tua.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Ahad (6/09/2020) kemarin sekira pukul 16.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, Abd. Halim pamit kepada keluarga mencari rumput untuk pakan ternak di sawahnya yang terletak di Dusun Ares Timur, Desa Palongan, Kecamatan Bluto.

Namun, sampai sore hari korban tidak kunjung pulang mencari rumput. Sehingga, pihak keluarga bersama warga sekitar berusaha mencari korban ke sawahnya.

Baca Juga :  Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja di Sumenep Berakhir, Sejumlah Mahasiswa Diamankan

“Ketika sampai di sawah hanya ditemukan kantong dan sebilah arit yang sebelumnya dibawa oleh korban untuk mencari rumput,” terang AKP Widi, Senin (7/09/2020) pagi.

Kemudian, pihak keluarga dengan bantuan warga berusaha mencari korban di sekitar sawah. Hingga pukul 16.00 WIB, korban ditemukan Satuni, istrinya di sebuah sumur tua tidak berair di tanah milik Kunirah termasuk Dusun Sorren, Desa Masaran.

“Letaknya berjarak sekitar 50 meter dari sawah milik korban. Istri korban pertama kali menemukan korban telah berada di dasar sumur tua tidak berair dengan kedalaman sekitar 35 meter,” ungkap AKP Widi.

Baca Juga :  Resah, Honorer K2 Sumenep Pertanyakan Pencairan Dana Insentif

Pada pukul 19.30 WIB dilakukan evakuasi dari dalam sumur. Setelah berhasil dievakuasi, ternyata korban telah meninggal dunia dan dibawa pulang oleh pihak keluarga.

Sesampainya di rumah korban dilakukan pemeriksaan oleh Eva Nursanti, salah satu perawat Puskesmas Bluto.

Hasil pemeriksaan ditemukan luka luar pada bagian dahi dan kepala bagian belakang diduga akibat benturan ketika korban terjatuh ke dalam sumur tua tersebut.

“Namun, Satuni selaku istri korban menolak otopsi dan pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk tidak dilakukan otopsi,” pungkas AKP Widi.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Berita

Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja di Sumenep Berakhir, Sejumlah Mahasiswa Diamankan

Berita

Hadiri Debat Publik Putaran Dua, Kiai Ramdlan Siradj Berikan Support Untuk Pasangan Fauzi – Eva
Penculikan

Berita

Diduga Sakit Hati Ajakannya Menikah Ditolak, Pria di Sumenep Culik Anggota PPK
BPWS Dibubarkan

Berita

Presiden Bubarkan BPWS, Said Abdullah: Madura Lebih Membutuhkan Pemberdayaan Ekonomi dan Penguatan UMKM

Berita

Tingkatkan Mutu, SMA PGRI Gelar Rapat Kerja Bersama Kacabdin
PAC GP Ansor Dungkek

Berita

Rutin Dilaksanakan, MDS RA PAC Ansor Dungkek Diharapkan Bikin Solid
Apel Tiga Pilar

Berita

Wujudkan Situasi Kamtibmas Pilkada 2020, Polres Sumenep Gelar Apel Tiga Pilar Wilayah Jatim
MWC NU Dungkek

Berita

MWC NU Dungkek Mulai Lakukan Persiapan Hari Santri Nasional