Nganjuk (Surau.ID) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk menggelar acara akbar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 NU versi Masehi di Gelanggang Olahraga (GOR) Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jumat (30/01/2027) malam. Kegiatan ini dihadiri ribuan Nahdliyin dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk.
Rais PCNU Nganjuk, KH Ali Mustofa Said, mengajak seluruh warga NU untuk meneladani perjuangan para pendiri dan masyayikh NU, khususnya dalam meneruskan perjuangan yang mereka wariskan hingga sekarang.
Ia menegaskan bahwa NU berperan besar dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara, termasuk menciptakan stabilitas sosial di daerah. “Keberadaan NU memberikan situasi yang kondusif, termasuk di Kabupaten Nganjuk,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Nganjuk, KH Hasyim Affandi, menegaskan bahwa NU menghadapi tantangan yang semakin berat ke depan dan harus terus menjaga ajaran Islam di Indonesia agar tetap sesuai dengan paham Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.
Pada puncak peringatan Harlah ini, PCNU Nganjuk memberikan NU Award kepada pengurus dan elemen NU berprestasi, mulai dari unsur lembaga, badan otonom, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), hingga Ranting NU. KH Hasyim Affandi berharap penghargaan tersebut mampu memacu semangat para pengurus dalam mengelola organisasi.
“Semoga tahun depan hadiah utamanya tidak sepeda motor lagi, tapi mobil,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.
Ketua Panitia Harlah ke-100 NU PCNU Nganjuk, Ali Anwar, menjelaskan bahwa puncak peringatan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan panjang yang telah panitia laksanakan sebelumnya. “Mulai dari NU Award, istighotsah, ziarah muassis, pengajian kitab, hingga tasyakuran,” terangnya.
Ia menambahkan, panitia memilih GOR Mojorembun sebagai lokasi puncak acara karena fasilitasnya lengkap. Selain itu, PCNU Nganjuk secara konsisten menggilir pelaksanaan kegiatan besar NU di berbagai kecamatan.
“Memang diakui setiap PCNU Nganjuk punya kegiatan besar, selalu putar ke seluruh kecamatan, kali ini kebetulan pas jadwal di Rejoso,” ungkapnya.
Ali Anwar berharap momentum Harlah ke-100 NU ini mendorong NU di Kabupaten Nganjuk menjadi organisasi yang semakin maju dan professional. “Lebih profesional dan baik lagi dalam melayani kebutuhan umat, terutama menguatkan konsolidasi organisasi melalui penataan administrasi program,” jelasnya.
KH Syukron Jazilan, Ketua Lembaga Dakwah PWNU Jawa Timur sekaligus dosen UIN Sunan Ampel Surabaya, menutup rangkaian puncak peringatan Harlah NU PCNU Nganjuk dengan mauidzah hasanah.
Sumber: Nu Online